Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Jumat, 28 Agu 2020 14:07 WIB

TRAVEL NEWS

Maaf, Kepulauan Cayman Tolak Kapal Pesiar Sampai 2020 Selesai

Wahyu Setyo Widodo
detikTravel
GEORGE TOWN, CAYMAN ISLANDS - APRIL 24:  George Town pictured  on 24 April, 2008 in Grand Cayman, Cayman Islands.  (Photo by David Rogers/Getty Images)
Foto: Ilustrasi Kepulauan Cayman (Getty Images)
Kepulauan Cayman -

Kepulauan Cayman di Karibia menolak untuk didatangi kapal pesiar dari negara manapun. Penutupan ini akan berlangsung setidaknya sampai tahun 2020 usai.

Kepulauan Cayman selama ini dikenal sebagai salah satu destinasi tujuan kapal pesiar di Karibia. Namun kepulauan cantik ini terpaksa harus mengeluarkan kebijakan tegas untuk melarang semua kapal pesiar yang mau bersandar di negara mereka.

Dikumpulkan detikTravel dari beberapa sumber, Jumat (28/8/2020), penyebabnya jelas, mereka takut akan terjadinya penularan virus Corona dari penumpang kapal pesiar ke warga Kepulauan Cayman. Selama ini kita tahu sendiri kapal pesiar jadi moda transportasi yang paling rentan terjadi penularan virus Corona. Sudah ada beberapa kapal pesiar yang jadi hotspot penularan Corona.

Larangan sandar tersebut berlaku sampai akhir tahun 2020. Kebijakan tersebut diumumkan pemerintah Kepulauan Cayman sesaat setelah pihak kapal pesiar mengumumkan siap untuk berlayar lagi ke lautan.


Dalam sebuah surat keputusan yang beredar di dunia maya, Direktur Pelabuhan Kepulauan Cayman, Joseph Woods mengumumkan bahwa pelabuhan yang dipimpinnya akan tutup buat kapal pesiar hingga 31 Desember 2020 mendatang.

"Saya ingin menginformasikan, setelah melewati pertimbangan matang, Pemerintah Kepulauan Cayman sudah memutuskan bahwa dengan adanya pandemi Corona, pariwisata kapal pesiar tidak akan diizinkan untuk masa yang akan datang. Kepulauan Cayman akan tutup untuk kapal pesiar sampai 31 Desember 2020," tulis Joseph dalam suratnya.


Sampai saat ini, Kepulauan Cayman belum melaporkan adanya kasus virus Corona baru. Terakhir 21 Agustus ada 2 kasus, namun hari berikutnya hingga kini belum ada laporan kasus baru lagi dari sana. Total sejak pandemi ada 205 kasus positif di sana.

(wsw/ddn)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA