Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Sabtu, 26 Sep 2020 22:04 WIB

TRAVEL NEWS

Ini Kelebihan Tes COVID oleh Anjing Dibanding PCR

Dadan Kuswaraharja
detikTravel
Bandara Helsinki, Finlandia memulai program pendeteksi virus Corona dengan menggunakan jasa anjing. Ya para anjing itu diklaim akan bisa mengendus bau Corona dari penumpang di bandara.
Anjing pendeteksi virus Corona Foto: Helsinki Airport
Helsinki -

Bandara Finlandia memulai proses pengetesan virus Corona dengan mengerahkan anjing pelacak. Total ada 10 anjing yang digunakan di bandara Helsinki, Finlandia.

Rupanya dengan melakukan pengetesan Corona oleh anjing ada kelebihannya dibanding tes Corona yang konvensional seperti saat ini, yakni tes PCR atau Polymerase Chain Reaction.

Menurut para peneliti dari Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Helsinki, anjing bisa mendeteksi virus dengan tingkat akurasi mencapai 100 persen. Mereka bisa mendeteksi virus jauh beberapa hari sebelum orang yang terinfeksi menunjukkan gejala-gejala tertular COVID-19. Ini sesuatu yang tidak bisa dilakukan oleh tes laboratorium.

Anjing juga bisa mengidentifikasi COVID-19 dengan menggunakan sampel yang jauh lebih sedikit ketimbang menggunakan tes PCR. Perbedaannya pun masif, anjing hanya membutuhkan 10-100 molekul untuk mendeteksi virus, sedangkan tes konvensional membutuhkan 18.000.000 molekul.

Seekor anjing terlatih bernama Kossi, bisa mendeteksi virus Corona dalam waktu sekitar 7 menit saja. Kossi, seekor greyhound berusia 8 tahun, sudah terbiasa mencium berbagai sampel biologis sehingga bisa cepat mendeteksi Corona. Selain itu, kalau PCR mungkin akan menimbulkan rasa kurang nyaman, sementara tes oleh anjing ini hanya dengan cara mengusap keringat saja.

Anjing-anjing pendeteksi virus Corona di Bandara Helsinki, dilatih oleh Wise Nose. Di masa depan, bukan hal yang tidak mungkin kalau anjing bakal mengganti tes yang saat ini berlaku. Pengetesan COVID-19 secara resmi atau massal oleh anjing di Finlandia masih membutuhkan penerapan peraturan oleh parlemen.

"Kami tengah bekerja sama dengan bea cukai Finlandia untuk menyiapkan berbagai skenario potensial dimana tes anjing ini bisa mengubah semua operasi," ujar Susanna Paavilainen, CEO of Suomen hajuerottelu - WiseNose Ry. Grup peneliti dari Universitas Helsinki seperti dikutip dari situs Finavia, operator jaringan bandara Finlandia.

Penumpang yang mengikuti tes COVID oleh anjing tidak akan kontak langsung dengan anjing. Anjing akan mendeteksi virus Corona di tempat yang terpisah. Penumpang secara sukarela memberikan sampel keringat mereka dari leher atau bagian tubuh lain yang kemudian diberikan ke anjing. Hal ini untuk melindungi para petugas. Jika hasilnya positif, penumpang akan diarahkan menuju pusat kesehatan yang ditunjuk oleh Kota Vantaa, yang berada di airport.



Simak Video "Kembalinya Nyanyian Anjing Langka di Papua yang Disangka Punah"
[Gambas:Video 20detik]
(ddn/ddn)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA