Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Rabu, 30 Sep 2020 21:46 WIB

TRAVEL NEWS

Tembok Besar China Direstorasi, Turis Dilarang Masuk

Putu Intan
detikTravel
Tembok Besar China
Tembok besar China. Foto: (iStock)
Beijing -

Sejumlah bagian dari Tembok Besar China tengah direstorasi. Pemerintah pun melarang turis berkunjung ke sana di musim liburan.

Usai bertarung melawan Corona, Pemerintah China mulai mengizinkan sejumlah tempat wisata buka. Menjelang musim liburan yang disebut Golden Week, ratusan juta orang diperkirakan akan bepergian. Dari jumlah itu, biasanya ratusan ribu turis akan bepergian ke luar negeri selama periode liburan delapan hari tersebut.

Akan tetapi dengan pembatasan perjalanan, kemungkinan pariwisata domestik akan melonjak. Salah satu destinasi yang bakal dikunjungi adalah Tembok Besar China.

Namun kali ini pemerintah melarang turis untuk memasuki kawasan restorasi di Tembok Besar China. Pemerintah juga tak segan memberikan hukuman bagi yang melanggar.

"Liburan Hari Nasional tahun ini berlangsung delapan hari dan jumlah pengunjung yang datang ke Great Wall pasti akan meningkat," kata Direktur Administrasi Relik Budaya Distrik Yangqing, Yu Hankuan sebagaimana dilansir dari BBC, Rabu (30/9/2020).

Pemerintah mengingatkan, barang siapa yang melanggar akan dikenakan denda antara 200 hingga 30.000 yuan (Rp 440 ribu hingga Rp 66 juta).

Guna mencegah turis masuk ke area restorasi, pemerintah juga meningkatkan keamanan. Sebanyak 131 personel ditempatkan di sepanjang Tembok Besar China. Pihak berwenang juga akan proaktif memantau media sosial untuk melihat aktivitas di sekitar bangunan keajaiban dunia itu.

Yu mengungkapkan, tindakan ini diambil juga demi kebaikan turis. Mereka berupaya mencegah turis tersesat dan jatuh. Selain itu, memanjat tembok itu juga dapat merusak situs bersejarah tersebut.

Sementara itu, Tembok Besar China dapat dikunjungi namun hanya pada sebagian kecil dari landmark yang membentang ribuan kilometer itu. Sedangkan bagian lain dari struktur tersebut sering mengalami kerusakan.

(pin/ddn)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA