Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Selasa, 06 Okt 2020 15:04 WIB

TRAVEL NEWS

Madagaskar Buka Pintu Buat Wisatawan, tapi Cuma Separuh

Madagaskar bisa dimasukkan ke dalam daftar tempat yang harus dikunjungi ketika masa pandemi selesai. Karena di negara ini banyak hal menarik di dalamnya.
Foto: Ilustrasi Madagaskar (Vaclav Sebek/Shutterstock via worldatlas.com)
Antananarivo -

Madagaskar berencana untuk membuka lagi pintu buat wisatawan. Tapi hanya sebagian wilayah pulaunya saja yang dibuka, sisanya masih terlarang.

Setelah menutup pintu penerbangan internasional pada bulan Maret lalu, sebagian wilayah Madagaskar kini telah dibuka lagi bagi para wisatawan internasional. Pembukaan untuk kali pertama itu akan berlangsung pada 1 Oktober ini.

Selama enam bulan lamanya, Madagaskar memang menutup total pintu negaranya. Tapi kini, wisatawan boleh datang ke pulau Nosy Be yang lebih kecil. Pulau ini berjarak sejauh 31 km di lepas pantai barat laut Madagaskar.

Dilansir detikTravel dari CNN, Senin (5/10/2020), untuk saat ini wisatawan masih belum boleh melakukan perjalanan ke daratan Madagaskar. Meskipun beberapa bandara regional, bukan bandara utama di ibu kota Antananarivo - sudah dibuka kembali mulai 29 Oktober.


Untuk wisatawan yang mau liburan ke Madagaskar, wajib menunjukkan hasi tes PCR yang negatif tidak lebih dari 72 jam, kemudian mengisi formulir kesehatan dan menjalani pemeriksaan suhu pada saat kedatangan.

Wisatawan juga harus memiliki tiket pulang pergi ke Madagaskar, menandatangani 'surat komitmen' yang isinya perjanjian untuk mematuhi langkah-langkah kesehatan COVID-19 negara tersebut dan membawa kartu telepon lokal sehingga keberadaan mereka dapat dipantau.

Syarat masuk ke Madagaskar rupanya tidak jauh berbeda dengan negara lain. Meskipun pembatasan tambahan juga diberlakukan.


Saat ini seluruh orang yang berada di Madagaskar wajib mengenakan masker di semua tempat umum, termasuk di jalan, di toko-toko dan taman, dan jam malam diberlakukan dari tengah malam hingga jam 04.00.

Objek wisata, termasuk museum dan taman nasional diizinkan kembali menyambut penduduk setempat pada awal bulan September.

Sektor pariwisata sendiri telah menyumbang sekitar 15 persen dari PDB Madagaskar. Diperkirakan 1,5 miliar dolar pendapatan negara ini hilang karena kebijakan lockdown Corona.

(wsw/ddn)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA