Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Sabtu, 10 Okt 2020 07:42 WIB

TRAVEL NEWS

Kebun Binatang Ini Kedatangan Bayi Jerapah Langka

Femi Diah
detikTravel
Jerapah Rothschild baru saja lahir. Dia menjadi jerapa yang lahir pertama dalam 30 tahun terakhir dengan dibantu entologis Thomas Grangeat di Kebun Binatang Amneville, selatan Prancis pada 28 September 2020. Jerapah itu betina dengan berat 57 kg dan tinggi 1,75 m (Photo by JEAN-CHRISTOPHE VERHAEGEN / AFP)
Jerapah langka lahir di Prancis. (AFP/JEAN-CHRISTOPHE VERHAEGEN)
Jakarta -

Kebun binatang Amnéville di Prancis sedang dalam atmosfer bahagia. Itu setelah kelahiran jerapah dalam 30 tahun terakhir di kebun binatang tersebut, sudah begitu datang dari jenis yang langka.

Bayi jerapah ini memiliki berat 57 kg, tinggi 1,75 m, tetapi belum memiliki nama depan. Ia lahir pada 28 September di kebun binatang Amnéville, sebelah selatan Luksemburg.

Istimewanya, jerapah itu merupakan jerapah pertama yang lahir di kebun binatang tersebut setelah 30 tahun. Di Prancis, kelahiran bayi jerapah boleh dibilang dapat dihitung dengan jari satu tangan setiap tahun.

Informasi itu disampaikan oleh Thomas Grangeat, seorang ahli etologi yang bekerja di kebun binatang. Etologi merupakan cabang ilmu zoologi, yang mempelajari perilaku atau tingkah laku hewan, mekanisme, serta faktor-faktor penyebabnya.

Jerapah Rothschild baru saja lahir. Dia menjadi jerapa yang lahir pertama dalam 30 tahun terakhir dengan dibantu entologis Thomas Grangeat di Kebun Binatang Amneville, selatan Prancis pada 28 September 2020. Jerapah itu betina dengan berat 57 kg dan tinggi 1,75 m (Photo by JEAN-CHRISTOPHE VERHAEGEN / AFP)Jerapah Rothschild baru saja lahir. Dia menjadi jerapa yang lahir pertama dalam 30 tahun terakhir dengan dibantu entologis Thomas Grangeat di Kebun Binatang Amneville, selatan Prancis pada 28 September 2020. Jerapah itu betina dengan berat 57 kg dan tinggi 1,75 m (Photo by JEAN-CHRISTOPHE VERHAEGEN / AFP) Foto: AFP/JEAN-CHRISTOPHE VERHAEGEN

Sudah begitu, bayi jerapah itu berasal dari jenis yang langka. Bayi jerapah itu Giraffa camelopardalis Rothschildi, atau jerapah Rothshild. Namanya diambil dari nama pendiri Museum Sejarah Alam di Tring, Inggris Raya, Baron de Rothshild kedua.

Jerapah itu adalah spesies yang sangat langka dengan hanya sekitar 1.600 ekor yang masih berkeliaran dengan bebas. Populasi jerapah Rothschild yang terisolasi ditemukan di sabana, padang rumput, dan hutan terbuka Uganda dan Kenya, sedangkan beberapa hidup di kawasan lindung, seperti Taman Nasional Air Terjun Murchison di Uganda.

Tinggi rata-rata jerapah Rothschild dewasa adalah sekitar 5 meter. Salah satu ciri khasnya adalah tidak memiliki bintik-bintik di kakinya.

Jerapah Rothschild baru saja lahir. Dia menjadi jerapa yang lahir pertama dalam 30 tahun terakhir dengan dibantu entologis Thomas Grangeat di Kebun Binatang Amneville, selatan Prancis pada 28 September 2020. Jerapah itu betina dengan berat 57 kg dan tinggi 1,75 m (Photo by JEAN-CHRISTOPHE VERHAEGEN / AFP)Jerapah Rothschild sudah bisa berdiri 2 jam setelah lahir untuk menyusu kepada kepada induknya. Foto: AFP/JEAN-CHRISTOPHE VERHAEGEN

Jerapah French Rothschild yang baru lahir itu sudah mampu berdiri berdiri dua jam. itu untuk bisa meminum susu dari induknya, Liana.

Dalam beberapa hari mendatang, sekelompok Friends of the Amnéville Zoo akan memilih nama hewan tersebut.

Traveler mempunyai ide untuk memberi nama jerapah langka itu? Kira-kira apa nama yang cocok ya?



Simak Video "Mencari Telur Burung Maleo,Sulawesi"
[Gambas:Video 20detik]
(fem/fem)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA