Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Minggu, 01 Nov 2020 22:10 WIB

TRAVEL NEWS

Turis Boleh Datang ke Kepulauan Canaria, tapi Ada Syaratnya

Pantai dengan pasir unik di Kepulauan Canary, Spanyol.
Pantai Fuerteventura, Kepulauan Canaria (Facebook)
Las Palmas de Gran Canaria -

Pemerintah Kepulauan Canaria telah membuka pintu bagi wisatawan untuk datang. Tapi ada syarat dan ketentuan yang berlaku.

Dikutip dari Sun Travel oleh detikcom, Minggu (1/11/2020) wisatawan yang tiba di Kepulauan Canaria, termasuk Tenerife, Lanzarote dan Gran Canaria harus membawa surat bebas COVID-19. Kalau tidak, mereka harus melakukan tes virus Corona di klinik swasta tempat tujuan mereka.

Jika wisatawan positif, mereka tidak akan diizinkan untuk tinggal di hotel, apartemen atau penginapan dan harus menjalani karantina.

Presiden Canaria, Angel Victor Torres dan menteri Pariwisata Yaiza Castillo telah merilis rencana undang-undang ini untuk menjaga penurunan kasus di Canaria. Pemerintah Canaria menuturkan bahwa mereka tak ingin mengambil risiko, mengingat bahwa turis kebanyakan datang dari tempat-tempat yang memiliki jumlah virus Corona tinggi seperti Inggris dan Jerman.

Nantinya, setelah undang-undang disetujui, persyaratan baru akan dikirim ke operator tur, jaringan hotel, agen perjalanan dan kedutaan. Sehingga wisatawan tahu bahwa jika mereka ingin datang ke Canaria harus memiliki hasil tes negatif Corona.

Saat ini, Kepulauan Canaria lebih memilih uji antigen yang mampu mendeteksi infeksi virus Corona dalam hitungan menit dengan biaya rendah. Wisatawan juga disarankan memiliki aplikasi lacak dan jejak yang nantinya bisa melacak kontak jika ada kasus positif COVID.

Untuk sekarang, tidak ada aturan yang mewajibkan para wisatawan untuk menjalani tes virus Corona saat mereka meninggalkan Kepulauan Canaria. Pemerintah Inggris pun telah membebaskan warganya untuk tidak melakukan karantina sepulang dari Kepulauan Canaria.

Hingga kini (28/10), Kepulauan Canaria memiliki 16.000 kasus Corona dengan penambahan 24 pada 24 jam terakhir. Jumlah pasien meninggal mencapai 273 orang.

(elk/ddn)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA