Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Senin, 02 Nov 2020 15:50 WIB

TRAVEL NEWS

Tiba di Arab Saudi, Jamaah Umroh Wajib Karantina 3 Hari

Bonauli
detikTravel
CLARIFIES THAT THE UMRAH PILGRIMAGE CAN BE UNDERTAKEN AT ANY TIME OF THE YEAR -- In this photo released by Saudi Ministry of Hajj and Umrah, Muslims practice social distancing while praying around the Kaaba, the cubic building at the Grand Mosque during the first day umrah pilgrimages were allowed to restart, in the Muslim holy city of Mecca, Saudi Arabia, Sunday, Oct. 4, 2020. The umrah pilgrimage, or smaller pilgrimage, can be undertaken at any time of the year. A very small, limited number of people donning the white terrycloth garment symbolic of the Muslim pilgrimage circled Islams holiest site in Mecca on Sunday after Saudi Arabia lifted coronavirus restrictions that had been in place for months. (Saudi Ministry of Hajj and Umrah via AP)
Umrah perdana di Makkah (AP Photo)
Jakarta -

Arab Saudi sudah membuka pintu bagi jemaah umroh. Di tengah pandemi virus Corona ini, jamaah yang sampai sana harus karantina terlebih dahulu.

Setelah penantian selama 9 bulan, akhirnya jamaah umroh Indonesia bisa kembali ke Tanah Suci Makkah. Rombongan umroh pertama tiba di Arab Saudi pada Minggu (1/11) sore.

Perjalanan dari Jeddah ke Makkah memakan waktu sekitar 45 menit. Di dalam bus, para jamaah umroh sudah lebih dulu dibagikan kunci kamar hotel.

"Begitu sampai di hotel, jamaah harus dikarantina selama 3 hari," ujar Limi Maria Goretti, Humas Amphuri (Asosiasi Muslim Penyelenggara Haji dan Umrah Republik Indonesia) kepada detikcom.

Jamaah hanya perlu menyebutkan nomer kamar ke petugas hotel. Kemudian para petugas akan mengantarkan bagasi ke kamar jamaah. Jamaah diminta untuk langsung bersih-bersih demi alasan kesehatan.

Di era pandemi ini tentu saja ada yang berbeda. Karena dibuat untuk karantina, kebersihan kamar hotel begitu terjaga. Jamaah akan mendapati bahwa kamarnya masih dalam keadaan tersegel.

"Biasanya satu kamar diisi sampai empat orang, kini hanya dua orang," dia menjelaskan.

Selama karantina, jamaah tidak diperbolehkan untuk keluar kamar. Semua makanan akan diantarkan ke kamar masing-masing.

"Jika ada keperluan mendesak, jamaah bisa langsung menghubungi resepsionis," katanya.

Hotel yang menjadi tempat karantina ada dua, Hilton Suites dan Conrad, tergantung dari paket yang dibeli jamaah. Dari dalam kamar, jamaah bisa shalat dengan pemandangan Ka'bah.

"Hotel akan dijaga oleh muasasah dan kementerian salama masa new normal," dia mengungkapkan.

Setelah karantina selama tiga hari, jamaah bisa langsung keluar hotel dan mulai wisata religi. Jamaah tak perlu lagi tes karena sebelumnya harus sudah dinyatakan negatif dan sehat atau lolos tes PCR. Tes PCR yang diterima Arab Saudi adalah 72 jam dari pengambilan sampel sebelum sampai di sana.



Simak Video "4 Oktober, Arab Saudi Kembali Buka Umroh Secara Bertahap"
[Gambas:Video 20detik]
(bnl/fem)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA