Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Rabu, 25 Nov 2020 14:10 WIB

TRAVEL NEWS

Jemaah Umroh Disarankan Bawa Bekal Cemilan dan Makanan dari Tanah Air

Femi Diah
detikTravel
CLARIFIES THAT THE UMRAH PILGRIMAGE CAN BE UNDERTAKEN AT ANY TIME OF THE YEAR -- In this photo released by Saudi Ministry of Hajj and Umrah, Muslims practice social distancing while praying around the Kaaba, the cubic building at the Grand Mosque during the first day umrah pilgrimages were allowed to restart, in the Muslim holy city of Mecca, Saudi Arabia, Sunday, Oct. 4, 2020. The umrah pilgrimage, or smaller pilgrimage, can be undertaken at any time of the year. A very small, limited number of people donning the white terrycloth garment symbolic of the Muslim pilgrimage circled Islams holiest site in Mecca on Sunday after Saudi Arabia lifted coronavirus restrictions that had been in place for months. (Saudi Ministry of Hajj and Umrah via AP)
Umroh saat pandemi virus Corona (AP Photo)
Jakarta -

Umroh di saat pandemi virus Corona berbeda ketimbang hari-hari biasa. Jemaah pun disarankan untuk membawa bekal makanan dan cemilan dari Tanah Air.

Umat Islam di Indonesia bisa umroh lagi kendati pandemi virus Corona belum usai. Berkaca pengalaman jemaah umroh yang terbang ke Jedah pada awal November, makan menjadi salah satu persoalan yang dicatat.

Wakil Sekjen Amphuri, Rizky Sembhada, menyebut nyaris tidak ada pekerja catering hotel dari Indonesia. So, cita rasa masakan pun asing buat jemaah Indonesia.

Selain itu, pergerakan jemaah umroh dibatasi untuk mencegah penularan virus Corona. makanya, jemaah lebih banyak tinggal di hotel ketimbang di luar.

"Indonesia memakai dua hotel untuk umroh saat ini, dua-duanya hotel bintang lima. Masing-masing kamar cuma boleh diisi oleh dua orang, untuk menjaga social distancing. Urusan makan diantar ke dalam kamar, tidak ada orang keluar dari hotel, dilarang ke mana-mana," kata Rizky dalam IGLive bersama detikTravel beberapa waktu lalu.

"Nah karena tidak boleh ke mana-mana sebaiknya jemaah Indonesia membawa cemilan dari Indonesia. Sudah begitu, makanan kurang familiar dengan lidah orang Indonesia," dia menambahkan.

"Saya sarankan bawa makanan sebanyak-banyaknya minimal untuk 10 hari, sebab restoran di sana juga masih pada tutup, keterbatasan SDM di hotel, koki di Indonesia belum ada, adanya koki India, masakannya bukan lidah Indonesia banget," Rizky menegaskan.

Rizky menyebut umroh tetap dibuka untuk jemaah Indonesia pada November dan Desember. Tapi, kuotanya tetap dibatasi.

Lihat IG Live detikTravel bareng Amphuri mengenai umroh di bawah ini:

[Gambas:Instagram]





Simak Video "Pemerintah Lobi Saudi Agar RI Bisa Kirim Jemaah Umroh"
[Gambas:Video 20detik]
(fem/ddn)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA