Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Kamis, 05 Nov 2020 13:05 WIB

TRAVEL NEWS

Alhamdulillah! Hasil Swab Jamaah Umroh Indonesia Semuanya Negatif

Bonauli
detikTravel
CLARIFIES THAT THE UMRAH PILGRIMAGE CAN BE UNDERTAKEN AT ANY TIME OF THE YEAR -- In this photo released by Saudi Ministry of Hajj and Umrah, Muslims practice social distancing while praying around the Kaaba, the cubic building at the Grand Mosque during the first day umrah pilgrimages were allowed to restart, in the Muslim holy city of Mecca, Saudi Arabia, Sunday, Oct. 4, 2020. The umrah pilgrimage, or smaller pilgrimage, can be undertaken at any time of the year. A very small, limited number of people donning the white terrycloth garment symbolic of the Muslim pilgrimage circled Islams holiest site in Mecca on Sunday after Saudi Arabia lifted coronavirus restrictions that had been in place for months. (Saudi Ministry of Hajj and Umrah via AP)
Umrah perdana di Makkah (AP Photo)
Mekkah -

Jemaah Umroh Indonesia bisa beribadah dengan lega. Hasil tes swab yang ditunggu-tunggu telah keluar dan hasilnya negatif COVID-19 semua.

Tes swab PCR yang dilakukan oleh Pemerintah Arab Saudi dilakukan pada malam hari di hotel Hilton Suites, tempat jemaah menginap. Tes ini memang dilakukan pada saat jamaah dikarantina.

"Alhamdulillah, hasil swab rombongan kami negatif," ujar Faried Aljawi, Sekjen AMPHURI (Asosiasi Muslim Penyelenggara Haji dan Umrah Republik Indonesia) yang ikut dalam rombongan jemaah itu kepada detikcom, Rabu (5/11/2020).

Tes swab PCR ini adalah yang pertama kali diikuti oleh jemaah umroh, setelah sampai di Arab Saudi. Untuk kepulangan, jemaah juga akan menjalani sekali lagi tes swab PCR. Namun untuk tes swab kepulangannya ini masih belum ada informasi lebih lanjut.

Setelah lolos tes PCR, jemaah umroh diperbolehkan untuk melaksanakan umroh. Sedikit berbeda, jemaah tak hanya mengenakan ihram, tapi juga masker sebagai alat pelindung diri.

"Saat ini rombongan akan berangkat menuju Al-Khatim," ujarnya.

Berbeda dengan masa sebelum pandemi. Kini rombongan jemaah harus antre karena tidak bisa berangkat sekaligus. Satu dua orang terlihat melintasi lobby hotel, namun semuanya tetap menjaga jarak.

"Satu rombongan hanya bisa untuk 50 orang atau satu bis. Kita ada 13 bus, jadi memang perlu antre," jelasnya.

Umroh perdana ini memang terasa berbeda dengan berbagai protokol kesehatan yang mengikutinya. Namun jamaah Indonesia terlihat bersemangat dalam menjalankannya.

"Ini adalah umroh bersejarah, umroh perdana grup Indonesia setelah COVID-19. Semoga menjadi umroh yang mabrur," doanya.



Simak Video "4 Oktober, Arab Saudi Kembali Buka Umroh Secara Bertahap"
[Gambas:Video 20detik]
(bnl/ddn)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA