Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Kamis, 26 Nov 2020 20:44 WIB

TRAVEL NEWS

Viral, Kisah di Balik Foto Candi Borobudur yang Warna-warni

Eko Susanto
detikTravel
Candi Borobudur terlihat berwarna-warni.
Foto: (dok Balai Konservasi Borobudur)
Magelang -

Potret cantik Candi Borobudur yang terlihat berwarna-warni viral di media sosial. Ini kisah di balik foto viral tersebut.

Dalam foto drone dari atas, terlihat sebanyak 56 stupa yang berada di lantai 8 dan 9 dengan warna abu-abu. Kemudian, di lantai tingkat 3 warna krem, kemudian hijau, biru muda dan biru tua. Untuk itu, secara keseluruhan Candi Borobudur terlihat berwarna-warni.

Adapun terlihatnya warna-warni tersebut karena di lorong lantai candi dilakukan penutupan dengan terpaulin. Kemudian, secara kebetulan warna terpaulin yang berbeda-beda. Penutupan dengan terpaulin baik di lantai maupun stupa untuk mengantisipasi erupsi Gunung Merapi.

Koordinator Kelompok Kerja Pemeliharaan Kawasan Cagar Budaya (KCB) Borobudur, Balai Konservasi Borobudur (BKB) Bramantara mengatakan, tidak perlu dilakukan klarifikasi terkait dengan berseliweran di media sosial gambar warna-warni Candi Borobudur. Kemudian, pemasangan cover dengan warna tersebut untuk memudahkan dalam mencari saat akan memasang.

"Tidak ada yang perlu diklarifikasi hanya sedikit menjelaskan jadi kemarin memang sempat di beberapa media itu berseliweran gambar warna-warni Borobudur. Itu sebenarnya bukan kita sengaja karena untuk pemasangan cover lantai membutuhkan waktu dan pekerjaan yang tidak mudah. Artinya dimensi masing-masing lorong berbeda, warna itu kenapa dibuat warna-warni itu sebenarnya untuk memudahkan kita dalam mencari covernya ketika mau dipasang," katanya kepada detikTravel dan rekan-rekan wartawan saat ditemui di Candi Mendut, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, Kamis (26/11/2020).

Untuk pemasangan terpaulin dengan warna yang berbeda tersebut, katanya, di-setting untuk warna krem di lantai pertama. Kemudian, untuk warna-warni lainnya di level selanjutnya. Untuk itu, saat melakukan pemasangan tidak membuat kebingungan.

"Jadi sudah kita setting warna krem di lantai pertama, warna-warna lainnya itu sudah mewakili warna-warna di level selanjutnya. Jadi ketika masang itu kita nggak kebingungan," tuturnya.

"Jadi perkara bahwa setelah dipasang difoto itu dari beberapa orang dan sebagian orang bilang bahwa itu menarik, ya kita nggak sengaja untuk itu.

Secara teknis untuk memudahkan kita untuk mencari di level satu warna apa, dua, tiga dan seterusnya," ujarnya.

Pemasangan terpaulin di Candi Borobudur yang dilakukan sekarang sudah mencapai 80 persen. Untuk itu, yang kurang terpasang di stupa lantai 10 dan stupa induk.

"Sekitar 80 persen, tinggal lantai 10 sama stupa induk," tutupnya.



Simak Video "Mantra dan Doa Hari Raya Waisak Candi Borobudur Magelang"
[Gambas:Video 20detik]
(rdy/rdy)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA