Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

ADVERTISEMENT

Rabu, 09 Des 2020 13:21 WIB

TRAVEL NEWS

Aneka Festival Menarik yang Tak Boleh Dilewatkan di Rupat

Tradisi mandi Safar di Pulau Rupat.
Tradisi Mandi Safar tahun lalu yang dihari Gubernur Riau (dok Diskominfo Bengkalis)
Bengkalis -

Di luar statusnya sebagai satu dari banyak pulau terluar Indonesia, Pulau Rupat di Riau juga punya banyak festival menarik. Ini dia beberapa di antaranya.

Dalam ekspedisi Tapal Batas detikcom yang didukung oleh BRI, detikTravel berkesempatan mampir ke Pulau Rupat yang secara administratif masuk ke dalam Kabupaten Bengkalis. Pulau Rupat sendiri juga bertetangga dengan Kota Pelabuhan Dumai.

Tak hanya memiliki destinasi berupa pasir pantai putih, Pulau Rupat juga memiliki festival menarik yang kerap jadi daya tarik bagi wisatawan. Hal itu dijelaskan oleh Kadisparbudpora Bengkalis, Afrizal pada detikTravel di Pekanbaru.

"Biasanya kita event itu di akhir tahun setelah bulan Agustus, didahului Mandi Safar lalu Festival Pulau Rupat. Mandi Safar itu memang sangat khas sekali,"

Menurut Afrizal, umumnya event Mandi Safar menarik warga Rupat yang sehari-harinya bekerja di Malaysia dan Singapura. Jadi mirip dengan momen Lebaran.

Tradisi mandi Safar di Pulau Rupat.Tradisi mandi Safar di Pulau Rupat (dok Diskominfo Bengkalis)

Hal itu juga dibenarkan oleh Kepala UPT Pengelolaan Pariwisata Pulau Rupat di Kecamatan Rupat Utara, Hazri saat ditemui detikTravel di kantornya.

"Untuk hal-hal yang membuat para pengunjung datang di Rupat Utara ada event tahunan disiapkan oleh pemerintah, salah satunya Festival Mandi Safar. Ada lagi di Rupat Utara event lintas budaya, kemudian atraksi Tari Zapin juga ada," pungkas Hazri.

Dilangsungkan sekitar bulan Agustus, Mandi Safar dilakukan sebagai tradisi Islam untuk menolak bala. Sambil orang dimandikan dengan air dari perigi, lantunan syair dan doa juga turut dihaturkan.

Menariknya, event Mandi Safar itu dilanjutkan dengan Festival Pulau Rupat yang tak kalah meriah. Hal itu diungkapkan oleh Sekretaris Camat Rupat Utara, Ahmad Tarmizi pada detikTravel di kantornya.

"Kegiatan kita ini itu saling berbaringan di samping kegiatan yang dilaksanakan provinsi. Kemudian di Rupat Utara dilanjutkan dengan Kecamatan Rupat Utara dengan permainan rakyat, pasti ada 1 keterkaitan," ungkap Ahmad.

Hanya harus diakuinya, pandemi COVID-19 yang terjadi tahun ini membuat batalnya sejumlah event tersebut.

"Karena kita masih dalam pandemi COVID-19 ini, tahun ini tradisi ini di Pulau Rupat kita tiadakan," tutupnya.

---

Program Tapal Batas mengulas mengenai perkembangan infrastruktur, ekonomi, hingga wisata di beberapa wilayah terdepan khususnya di masa pandemi. Untuk mengetahui informasi dari program ini ikuti terus berita tentang Tapal Batas di tapalbatas.detik.com!



Simak Video "Ujung Tombak Ekonomi Perbatasan Indonesia-Australia"
[Gambas:Video 20detik]
(rdy/ddn)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA