Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Minggu, 13 Des 2020 13:20 WIB

TRAVEL NEWS

Hong Kong Airlines akan Pangkas 250 Pramugari

Hong Kong Airlines
Pramugari (Foto: Hong Kong Airlines)
Jakarta -

Hong Kong Airlines akan memangkas 250 pramugari. Keputusan ini masih terkait virus Corona dan dalam putaran terakhir.

Sebagai anggota dari konglomerasi penerbangan China HNA Group, Hong Kong Airlines kini amat kekurangan uang. Maskapai penerbangan terbesar ketiga di kota itu telah memecat pekerjanya pada awal krisis COVID-19.

Keputusan itu diketahui jauh lebih awal daripada maskapai lain. Hong Kong Airlines melakukan pemotongan gaji yang jumlahnya amat besar untuk menjaga biaya gaji tetap terkendali.

Chris Birt, direktur pengiriman layanan maskapai, mengatakan kepada staf dalam sebuah memo pada hari Jumat bahwa keputusan ini imbas dari pelarangan yang diperpanjang.

Sebagian besar maskapai penumpang dipaksa untuk memikirkan kembali kebutuhan staf di masa depan.

"Penyesuaian yang sedang berlangsung ini tidak hanya terjadi secara drastis mempengaruhi pendapatan kami, tetapi juga mengurangi awak operasi dan persyaratan staf kami di masa mendatang," kata memo itu, mengutip pemberitaan Bangkok Post, Minggu (13/12/2020).

"Setelah meninjau persyaratan awak kabin jangka menengah kami, kami telah membuat keputusan yang sangat sulit untuk secara permanen mengurangi jumlah awak kabin Hong Kong Airlines," imbuh dia.

Hong Kong AirlinesPesawat (Foto: Hong Kong Airlines)

Pengurangan dari maskapai ini terjadi setelah PHK besar-besaran di Cathay Pacific Airways. Perusahaan yang menerima bailout HK $ 39 miliar, dan penutupan saingannya Cathay Dragon.

"Paket kompensasi yang ditawarkan kepada semua awak kabin yang terkena dampak akan sepenuhnya sesuai dengan ketentuan layanan karyawan dan undang-undang ketenagakerjaan setempat," kata seorang juru bicara Hong Kong Airlines mengonfirmasi pengurangan pekerja tersebut.

Jumlah pramugari yang dipekerjakan oleh maskapai akan menyusut menjadi 1.000 orang setelah pengurangan 20 persen. Sebelum pandemi, Hong Kong Airlines mempekerjakan 1.500 awak kabin.

Total, ada sekitar 2.300 staf yang tetap dipekerjakan Hong Kong Airlines. Jumlah ini turun 34% dari waktu sebelumnya.

Sekitar 400 pekerjaan di Hong Kong Airlines sebelumnya dihentikan pada bulan Februari. Hampir 170 pekerjaan di antaranya adalah profesi pramugari.



Simak Video "Sopir Hotel Ngaku Anggota Polisi, Tipu Pengusaha Rental Mobil Rp 108 Juta"
[Gambas:Video 20detik]
(msl/msl)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA