Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Kamis, 31 Des 2020 06:41 WIB

TRAVEL NEWS

Reaktif Corona, 2 Wisatawan Ditolak Masuk Karimunjawa

Dian Utoro Aji
detikTravel
Pelabuhan Jepara
Foto: (Dian Utoro Aji/detikcom)
Jepara -

Pelabuhan Jepara, Jawa Tengah mencatat ada dua wisatawan yang akan berkunjung ke Karimunjawa ditolak karena reaktif rapid test antigen.

Karimunjawa tetap dibuka buat wisatawan menjelang libur Tahun Baru. Tapi, bagi wisatawan yang reaktif virus Corona atau COVID-19 tidak diperbolehkan mengunjungi Karimunjawa.

"Selama ini saat libur natal sampai sekarang, kemarin ketahuan positif (hasil tes antigen reaktif) dua orang. Tanggal 25 Desember ada satu. Tanggal 28 Desember ada satu orang. Keduanya luar Jepara," kata Kabid Perhubungan Laut pada Dinas Perhubungan Kabupaten Jepara, Suroto saat ditemui wartawan di kantor Pelabuhan Jepara, Rabu (30/12/2020).

Suroto mengatakan jika ada wisatawan yang hasil tes reaktif virus Corona tidak diperbolehkan untuk berkunjung ke Karimunjawa. Menurutnya wisatawan yang akan ke Karimunjawa diwajibkan harus bebas dari virus Corona.

"Ya wajib bebas dari virus Corona. Kalau tidak yang kita batalkan. Tidak boleh ke sana," ujar dia.

Menurutnya ada penerapan protokol kesehatan secara ketat ketika akan melakukan kunjungan di Karimunjawa. Pertama saat di pelabuhan harus melaksanakan rapid tes antigen untuk memastikan terbebas dari virus Corona. Biaya tes rapid antigen bagi wisatawan luar daerah dikenakan tarif sebesar Rp 250 ribu.

"Wisatawan itu saat ke pelabuhan dicek suhu tubuh. Kalau merah kita singkirkan. Kita suruh istirahat kalau dia masih lewat masih merah tidak usah rapid. Tidak usah rapid aja, karena mungkin hasil rapid menunjukan reaktif," kata Suroto.

Pelabuhan JeparaPelabuhan Jepara Foto: (Dian Utoro Aji/detikcom)

"Karena penduduk KTP Luar Jepara wajib rapid antigen berbayar yang sudah disiapkan di dermaga. Apabila sudah melakukan rapid antigen dari daerah asal tidak perlu lagi rapid antigen di dermaga. Biaya rapid antigen Rp 250 ribu," sambung dia.

Suroto mengatakan saat liburan tahun baru ini tidak ada penambahan jadwal penyeberangan menuju Karimunjawa. Tidak seperti pada libur Natal kemarin, kata dia, menjelang libur tahun baru 2021 ada penambahan jadwal penyeberangan menuju Karimunjawa.

"Untuk libur tahun baru besok itu, dari sini tidak ada penambahan jadwal penyeberangan. Jadwal penyeberangan seperti biasanya," ujar dia.

Pihaknya mencatat sudah ada ribuan pengunjung wisatawan datang Karimunjawa. Itu mulai 22 Desember sampai 30 Desember 2020.

"Untuk jumlah penumpang sampai saat ini mulai 22 Desember itu mencapai 1.369 orang. Selama sepekan ini," kata Suroto.

(bnl/fem)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA