Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Senin, 04 Jan 2021 08:41 WIB

TRAVEL NEWS

Hotel Tawarkan Fasilitas Tes Corona Jadi Polemik

Syanti Mustika
detikTravel
Ilustrasi Hotel
Foto: (iStock)
Jakarta -

Salah satu cara aman hotel menerima tamunya adalah menawarkan tes Corona. Namun, ada pro dan kontranya atas kebijakan ini.

Dilansir detikcom dari Fox News, Senin (4/1/2021) di tengah wabah pandemi, hotel pun mencoba inovasi baru dengan menawarkan fasilitas tes Corona untuk tamunya. Soal biaya, fasilitas itu dibebankan kepada tamu.

Hotel nantinya akan bekerja sama dengan laboratorium lokal atau perusahaan medis setempat.

"Jika universitas, tim bola basket, dan organisasi besar lainnya dapat menawarkan pengujian cepat, hotel harus dapat menyediakannya juga," ujar Robert Rauch, CEO dan ketua perusahaan manajemen hotel RAR Hospitality yang berbasis di San Diego.

Namun di balik ide ini, ternyata ada juga pihak yang keberatan jika hotel melakukan ini.

"Saya pikir itu ide yang bagus apabila untuk dokumentasi pelengkap untuk penerbangan. Namun jika tujuannya untuk properti, apakah aman untuk tetap menginap di sana atau tidak, saya rasa tidak," ungkap salah seorang warga.

Salah satu hotel yang ikut dalam kegiatan ini adalah Hotel Cosmopolitan di Las Vegas. Mereka menawarkan tes dengan hasil yang dijanjikan dalam waktu 24 jam. Ini juga menawarkan tes antibodi, dengan diskon untuk tamu yang menggabungkan tes mereka dengan perawatan spa tertentu.

Di Hollywood, Chateau Marmont Hotel, Cottages and Bungalows menyediakan tes gratis, dengan hasil yang tersedia dalam 24 jam sebagai bagian dari fasilitasnya. Sedangkan di Nobu Hotel Palo Alto di California, para tamu dapat meminta tes pribadi yang dilakukan oleh seorang profesional medis dengan perlengkapan pelindung penuh.

Par tamu Hotel Sofitel di Bandara Heathrow dan Gatwick di London juga dapat mengikuti tes air liur mandiri yang dibawa ke lab dan memberikan hasil tepat waktu untuk penerbangan hari berikutnya.

Bruce Rosenberg, kepala operasi di situs pemesanan HotelPlanner mengatakan kepada NBC News bahwa hotel yang memberlakukan kebijakan ini mungkin memiliki keunggulan pemasaran.

"Ini dapat meningkatkan kepercayaan konsumen dan menenangkan pikiran tamu mengetahui bahwa setiap orang yang menginap di hotel itu memiliki vaksin atau hasil tes negatif," katanya.



Simak Video "Hotel Terjangkau dan Instagramable, ibis Styles Bandung Grand Central"
[Gambas:Video 20detik]
(sym/sym)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA