Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Sabtu, 06 Feb 2021 22:08 WIB

TRAVEL NEWS

Bulgaria Wajibkan Tes COVID-19 Buat Turis yang Mau Liburan ke Sana

Aerial view of Alexander Nevski cathedral in Sofia, Bulgaria with setting sun. The scene is situated in downtown district of Sofia, Bulgaria (Eastern Europe) during sunset. The picture is taken with DJI Phantom 4 Pro drone.
Foto: Ilustrasi Sofia, Bulgaria (iStock)
Sofia -

Bulgaria mengeluarkan kebijakan untuk mewajibkan turis mengambil tes COVID-19 sebelum liburan ke negeri itu. Kebijakan ini mulai berlaku akhir pekan lalu.

Pemerintah Bulgaria mewajibkan seluruh wisatawan yang datang ke Bulgaria baik melalui udara, darat atau laut menunjukkan hasil tes negatif COVID-19. Kebijakan itu mulai ditetapkan Jumat (29/1/2021) pekan lalu.

Kementerian Kesehatan Bulgaria memberlakukan aturan tersebut guna menekan penyebaran virus Corona di negara tersebut. Tapi menurut laporan Reuters, ada beberapa golongan yang mendapat pengecualian untuk tidak wajib menunjukkan hasil tes negatif COVID-19.

Seperti contohnya pengemudi truk dan bus, serta awak pesawat. Rencananya aturan tersebut akan diberlakukan hingga akhir April 2021.

Kementerian Kesehatan Bulgaria mengatakan, wisatawan harus sudah mengantongi hasil tes PCR yang dilakukan selambat-lambatnya 72 jam sebelum kedatangan mereka di negara tersebut. Bagi mereka yang dinyatakan positif, nantinya akan diwajibkan untuk melakukan isolasi mandiri selama 10 hari di fasilitas kesehatan yang sudah disediakan pemerintah Bulgaria.

Bulgaria sendiri telah mengalami tren penurunan kasus infeksi baru virus Corona dalam beberapa pekan terakhir. Mereka pun tengah bersiap untuk membuka pusat perbelanjaan dan gym pada 1 Februari mendatang. Sementara itu, untuk kegiatan persekolahan baru akan dimulai pada 4 Februari mendatang.

Kementerian Kesehatan Bulgaria juga akan memperbolehkan kafe dan restoran untuk buka. Asalkan dengan catatan, kapasitas restoran atau kafe tersebut diturunkan jadi hanya tinggal 50% saja. Pembukaan kafe dan restoran akan berlangsung 1 Maret mendatang.

Hal sebaliknya berlaku pada pengusaha kelab malam dan bar di Bulgaria. Mereka justru diminta pemerintah untuk menutup usahanya. Beberapa dari mereka pun protes karena sudah sejak akhir tahun lalu mereka tidak mendapatkan pemasukan gara-gara usahanya sepi.



Simak Video "Bobol ATM di Bali, WN Bulgaria Dibekuk!"
[Gambas:Video 20detik]
(wsw/ddn)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA