Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Senin, 15 Feb 2021 06:11 WIB

TRAVEL NEWS

Ingat Kakek yang Lalai Jaga Cucu di Kapal Pesiar? Ini Keputusan Pengadilan

Syanti Mustika
detikTravel
Kapar pesiar Royal Caribbean mengumumkan akan berlayar pertama kali sejak pandemi virus Corona di Singapura. Mereka telah mendapatkan izin dari pemerintah.
Ilustrasi kapal pesiar (Bruno Vincent/Getty Images)
Jakarta -

Balita perempuan tewas setelah jatuh di kapal pesiar pada 2019. Mengaku bersalah, kakeknya terhindar dari hukuman penjara dengan percobaan tiga tahun.

Diberitakan Fox News dan dikutip detikTravel Senin (15/2/2021), Salvatore 'Sam' Anello (51) dijatuhi hukuman tiga tahun percobaan setelah mengaku bersalah atas kelalaiannya hingga menyebabkan kematian cucunya Chloe Wiegand.

Peristiwa tragis ini terjadi saat Anello berlibur di kapal Royal Caribbean Cruise Freedom of the Seas pada Juli 2019 bersama keluarga. Termasuk cucunya, Chloe.

Di kapal pesiar itu terjadi kecelakaan, Chloe jatuh dari jendela kapal setinggi 46 meter. Chloe pun tewas.

Dalam persidangan, Anello mengatakan dia tengah bermain dengan Chloe saat kejadian itu. Dia mengangkat Chloe ke jendela di area bermain anak-anak di kapal pesiar itu.

Dia tidak menyadari jendela itu terbuka. Balita berusia 18 bulan itu lepas dari genggamannya dan terpeleset kemudian jatuh dari jendela kapal pesiar di lantai 11.

Saksi mata mengatakan mereka mendengar tangisan Anello dan keluarga setelah Chloe terjatuh.

Sementara itu, keluarga menggugat perusahaan kapal pesiar Royal Caribbean pada Desember 2019, menuduh perusahaan kapal pesiar itu telah lalai dengan membiarkan jendela terbuka. Keluarga Chloe yakin dia jatuh saat bersandar ke kaca seperti yang dia lakukan sebelumnya di pertandingan hoki kakaknya.

Mereka mengatakan seharusnya jendela tidak terbuka.

Dalam sebuah pernyataan kepada CNN setelah hukuman itu, Anello mengatakan dia "tidak melakukan kejahatan" tetapi setuju untuk mengaku bersalah sehingga keluarganya dapat berfokus pada gugatannya terhadap Royal Caribbean.

"Setelah hukuman ini, saya merasakan campuran amarah dan kelegaan. Kelegaan bahwa saya tidak akan menjalani hukuman penjara dan bahwa saya tidak harus mengakui fakta apa pun. Bantuan untuk keluarga saya sehingga kami dapat menutup bab ini dan melanjutkan perjalanan bersama," Anello berkata.

Anello akan menjalani hukumannya di Michigan, tempat tinggalnya.



Simak Video "Kapal Pesiar Mewah Terbakar Saat Berlabuh di Yunani"
[Gambas:Video 20detik]
(sym/fem)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA