Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Rabu, 03 Mar 2021 11:07 WIB

TRAVEL NEWS

Ngeyel Bertualang lalu Kecelakan di Sini, Denda Menunggu

Plang larangan di Hawaii
Plang larangan di Hawaii (Foto: CNN)
Honolulu -

Traveler yang ngeyel bertualang bakal dibayang-bayangi denda. Aturan ini diberlakukan jika mereka mengalami kecelakaan saat mengabaikan plang larangan.

Mengutip CNN, Rabu (3/3/2021), aturan ini bakal diberlakukan di Hawaii, Amerika Serikat. Seperti diketahui, negara bagian kepulauan ini memiliki spot-spot pendakian yang ramai wisatawan.

Senat negara bagian Hawaii telah mengusulkan RUU yang dapat membuat pendaki harus membayar biaya penyelamatan jika mereka mengalami kecelakaan saat tidak mematuhi tanda-tanda atau plang yang ada di sekitarnya.

RUU itu kini sedang melalui proses di senat negara bagian. Aturan ini memungkinkan lembaga pemerintah daerah, seperti pemadam kebakaran dan polisi menagih biaya penuh atau sebagian atas upaya penyelamatan jika pendaki mengabaikan tanda-tanda suatu destinasi yang ditutup.

Senator negara bagian J. Kalani English, salah satu sponsor utama RUU itu, mengatakan kepada CNN bahwa aturan itu diusulkan untuk membantu menjaga keamanan turis dan penduduk setempat.

"Ini salah satu tagihan yang tampaknya sulit dilaksanakan, tetapi pada akhirnya saya pikir itu sangat masuk akal," kata English.

"Sebagian besar insiden dapat dicegah karena aturan ini," tegas dia.

Dia menunjuk kejadian baru-baru ini di Hana, di mana seorang traveler wanita dan dua orang lainnya mengabaikan peringatan banjir bandang lalu terseret ke laut. Satu meninggal dan dua lainnya dapat diselamatkan.

"Karena kami memiliki ekosistem yang unik, kami memiliki banyak sekali bencana alam," kata English.

"Orang-orang yang tinggal di sana (di Hana) dengan tegas menyatakan bahwa (hujan) akan datang, sudah mendekat, dan mereka (pengunjung) masih memilih untuk mengabaikannya," imbuh dia.

"Itulah intinya, kami tidak dapat mengatur tanggung jawab, tetapi kami dapat membuat undang-undang secara finansial. Kami hanya berharap orang-orang memperhatikan peringatan itu," kata dia lagi.

Di seluruh Hawaii, Inggris memperkirakan adanya seribu penyelamatan dalam setahun. Bergantung pada situasinya, penyelamatan bisa menelan biaya hingga ribuan dolar.

"Saya berharap (RUU itu) membuat orang mulai berpikir untuk benar-benar memikirkan keselamatan pribadi mereka sendiri," kata English.

"Kami ingin traveler berkunjung, kami ingin mereka menikmatinya, kami ingin mereka tinggal dan kembali serta memberi tahu orang-orang betapa menyenangkannya waktu mereka di Hawaii," imbuh dia.



Simak Video "Pria Bersenjata di Hawaii Bunuh Diri Usai Dikepung Polisi"
[Gambas:Video 20detik]
(msl/ddn)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA