Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Sabtu, 06 Mar 2021 16:37 WIB

TRAVEL NEWS

Karantina Golf, Cara Mewah Thailand Tarik Wisman

Ratusan Pegolf Ramaikan CIMB Niaga Indonesian Masters

Sebanyak 150 peserta dari dalam dan luar negeri meramaikan turnamen  Salah satu pegolf top dunia, Lee Westwood juga memeriahkan CIMB Niaga Indonesian Masters. Lee tercatat dua kali juara Indonesia .Pegolf asal Denmark, Thomas Bjorn juga ambil bagian di ajang CIMB Niaga Indonesian Masters. Thomas merupakan pemai asal Denmark yang tercatat meraih enam kali European Ryder Cup.Pegolf asal Taiwan Chan Shih-chang Pegolf asal Indonesia, Ian Andrew turut ambil bagian di ajang CIMB Niaga Indonesian Masters.golf itu.Pool/CIMB Niaga.
  (Photo by Arep Kulal/Asian Tour via Getty Images)
Ilustrasi lapangan golf (Foto: pool)
Bangkok -

Thailand punya cara khusus untuk melayani turis kaya yang datang di masa pandemi. Resor golf disiapkan untuk karantina mewah.

Mengutip pemberitaan CNN, Jumat (5/3/2021), Heo Kwang-eum salah satu dari lusinan traveler Korea Selatan yang menghabiskan dua minggu isolasi dengan bermain golf. Mereka berada di sebuah resor berjarak satu jam arah utara Bangkok.

Pengusaha berusia 66 tahun itu termasuk dalam kelompok pertama dari 41 traveler Korea yang tiba di Thailand di bawah program 'karantina golf'. Keistimewaan ini dirancang oleh pemerintah Thailand untuk meningkatkan sektor pariwisata yang sakit selama pandemi.

Di Artitaya Country Club, para wisman diuji tiga hari setelah kedatangan pada pekan lalu. Mereka masih harus menghadapi setidaknya dua tes lagi sebelum mereka dapat keluar dari karantina.

Bar dan fasilitas resor lainnya masih ditutup. Jadi, tidak ada kesempatan traveler berkumpulnya para traveler itu.

"Lapangan golf sangat besar di sini," kata Heo, yang juga berbicara di kamarnya sebelum istirahat makan siang untuk mengisi bahan bakar sebelum keluar untuk putaran kedua bermain golf di hari itu, bermain dengan handicap 10.

"Bayangkan 41 orang Korea bermain golf saat Anda berkeliaran di sekitar lapangan, dilayani oleh lebih dari 100 karyawan. Ini seperti bermain golf kaisar," kata Heo, mengenakan kemeja golf pink dan celana pendek senada.

Heo mengatakan negara lain juga harus mengadopsi kampanye parwisata Thailand ini. Aksi ini dianggap mampu meningkatkan pariwisata karena hari-hari karantina dihabiskan dengan cara yang menyenangkan, mengizinkan orang berjalan-jalan atau jogging.

"Sangat sulit bermain golf di Korea akhir-akhir ini karena COVID," kata Heo. Ia akan menghabiskan satu bulan lagi di Thailand untuk urusan bisnis setelah menyelesaikan karantina.

"Ini surga golf," imbuh dia.

Harga paket karantina mewah ini sebesar USD 2.240 atau Rp 32 juta yang harus dibayar oleh para pegolf.

"Harga ini termasuk akal dibandingkan dengan biaya masa isolasi 14 hari yang dihabiskan di kamar hotel biasa," kata Ku Jung-keun, manajer umum Artitaya Country Club, kepada Reuters.

"Karantina golf menawarkan tiga tes virus Corona dan waktu untuk menikmati bermain golf. Dokter juga memberikan pemeriksaan kesehatan harian untuk para tamu," kata Ku.

Kelompok berikutnya berangkat dalam dua minggu, kata direktur operasi klub golf di Seoul, Hong Soon-bong.

"Kami memiliki sekitar 100 kamar yang tersedia untuk 150 orang. Kami menerima pesanan tiga kali lebih banyak tentang paket tersebut daripada hari biasa," kata Hong.

"Sejak pandemi COVID melanda Thailand Februari lalu, perusahaan kami melaporkan sedikit atau tidak ada penjualan. Itu sangat sulit, tapi kami kembali berharap melalui kesempatan ini," imbuh dia.



Simak Video "Ada Isu Pembekuan Darah, Thailand Tunda Penggunaan Vaksin AstraZeneca"
[Gambas:Video 20detik]
(msl/ddn)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA