Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Sabtu, 13 Mar 2021 20:21 WIB

TRAVEL NEWS

Italia Luncurkan Kereta Api Bebas COVID-19

Kereta cepat Italia
Kereta cepat Italia (Foto: CNN)
Roma -

Italia meluncurkan kereta api yang diklaim bebas penyebaran COVID-19. Otoritas setempat mengaku telah melakukan prokes (protokol kesehatan) ketat hingga bisa memberi fasilitas ini.

Kereta api bebas COVID-19 ini akan melayani rute destinasi wisata. Melansir CNN, Sabtu (13/3/2021), Italia telah melakukan tes pra-perjalanan, karantina saat kedatangan, dan penerbangan 'bebas COVID-19'.

Sekarang, Italia menghadirkan sesuatu yang baru dalam pertempuran industri pariwisata melawan pandemi. Kini ada kereta api bebas COVID-19.

Konsep ini diluncurkan di Italia, negara Eropa pertama yang begitu terpuruk atas dampak COVID-19. Negara ini pernah berada dalam cengkeraman gelombang ketiga yang ditakuti.

Diketahui bahwa Italia sudah memiliki penerbangan bebas COVID-19. Penumpangnya diuji sebelum naik dan tiba, salah satu rutenya dari Roma ke Atlanta dan New York JFK.

Kini, operator utama kereta api negara itu mengumumkan rencana untuk program 'bebas COVID-19'. Rutenya yakni ke destinasi wisata utama Italia untuk musim panas.

Gianfranco Battisti, CEO Ferrovie dello Stato Italiane, mengatakan bahwa di kereta ini, penumpang dan staf akan diuji COVID-19 sebelum naik. Penumpang harus tiba di stasiun satu jam sebelum keberangkatan.

"Kami akan meluncurkan kereta bebas virus pada awal April," kata Battisti.

"Kami telah memilih rute Roma ke Milan untuk fase uji coba awal. Kemudian kami akan menerapkan program ini untuk destinasi wisata musim panas," imbuh dia.

"Ini akan menjadi kesempatan unik yang memungkinkan orang untuk mengunjungi tujuan seperti Venesia dan Florence," kata dia lagi.

Perusahaan bekerja sama dengan Palang Merah dan Perlindungan Sipil Italia dalam masa uji coba. Seorang juru bicara Trenitalia mengatakan bahwa perjalanan secara rinci tidak dapat dikonfirmasi saat ini.

Namun, diharapkan tiket kereta api bebas COVID-19 antara Roma-Milan akan mulai dijual dalam waktu dekat. Kereta api berkecepatan tinggi Frecce yang akan melayani.

Saat ini, kereta api Italia beroperasi dengan kapasitas 50%. Penumpang harus mengenakan masker, dan di kereta berkecepatan tinggi, mewajibkan pemesan harus duduk di kursi yang telah dialokasikan.

Mereka juga memiliki kereta kesehatan. Sebuah rumah sakit keliling dengan delapan gerbong yang dirancang untuk merawat pasien yang bolak-balik antar wilayah.

Kereta kesehatan ini telah dikembangkan ketika Italia berjuang melawan gelombang ketiga COVID-19. Beberapa layanan kesehatan regional berada di bawah tekanan lebih dari yang lain.

Kereta yang memiliki tiga gerbong ICU yang dilengkapi ventilator ini bahkan bisa membawa penumpang ke luar negeri, jika diperlukan.

Sementara itu, 11 stasiun kereta utama di seluruh Italia akan membuat area penyaringan. fasilitas ini akan dijalankan oleh Palang Merah, kemungkinan akan digunakan untuk layanan bebas COVID-19.

Stasiun utama kereta api Roma, Milan, Florence, Naples, Venice Mestre, dan Bari melayani rute ke resor pantai di Puglia.

Stasiun Termini di Roma juga akan menjadi pusat program percepatan vaksinasi oleh pemerintah. Banyak orang Italia berusia 80-an masih menunggu suntikan vaksin.

Giovanni Rezza, direktur pencegahan Kementerian Kesehatan Italia, pada Selasa memperkirakan bahwa akan memakan waktu hingga tujuh sampai 15 bulan bagi negara itu untuk kembali normal. Itu pun jika mereka dapat mempercepat vaksinasi.



Simak Video "Kedai Makanan Berumur 2.000 Tahun Ditemukan di Italia"
[Gambas:Video 20detik]
(msl/fem)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA