Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Senin, 03 Mei 2021 12:44 WIB

TRAVEL NEWS

Larangan Mudik, Sejumlah Terminal Bus Ini Tutup Sementara

Terminal Jatijajar yang berada di kawasan Depok kembali beroperasi. Sebelumnya, terminal itu ditutup guna mengantisipasi penyebaran COVID-19.
Terminal Jatijajar Depok (Grandyos Zafna/detikcom)
Jakarta -

Aturan larangan mudik, yang mulai berlaku pada 6-17 Mei 2021, mengharuskan operasional bus antar kota antar provinsi (AKAP) dan bus antar kota dalam provinsi (AKDP) dihentikan sementara waktu.

Berlakunya aturan tersebut membuat Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) juga harus menghentikan sementara layanan terminal.

Polana B Pramesti, Kepala BPTJ, mengatakan langkah itu merupakan tindak lanjut dari terbitnya Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 13 Tahun 2021 tentang Pengendalian Transportasi Selama Masa Idul Fitri Tahun 1442 H Dalam Rangka Pencegahan Penyebaran COVID-19.

"Pemberhentian sementara layanan AKAP dan AKDP di semua terminal yang berada di bawah pengelolaan BPTJ maupun yang berada di bawah pengelolaan pemerintah daerah," ujar Polana dalam keterangan tertulisnya yang dikutip detikTravel, Senin (3/5/2021).

Sementara itu, terminal yang ditutup selama masa larangan mudik 6-17 Mei 2021 mencakup terminal yang dikelola BPTJ maupun pemerintah daerah.

Adapun terminal yang berada di bawah BPTJ meliputi Terminal Jatijajar Depok, Baranangsiang (Bogor), Poris Plawad (Tangerang) dan Terminal Pondok Cabe (Tangerang Selatan).

Sedangkan, milik pemerintah daerah terdiri dari Terminal Kampung Rambutan dan Tanjung Priok yang berada di bawah pengelolaan Pemprov DKI Jakarta. Kemudian, Terminal Bekasi di bawah pengelolaan Pemerintah Kota Bekasi.

Meski begitu masih ada terminal yang dibuka, khususnya untuk mengakomodasi masyarakat yang memiliki kepentingan mendesak.

Namun, terminal yang dikecualikan adalah Terminal Terpadu Pulogebang dan Kalideres yang dipersiapkan untuk tetap membuka layanan AKAP.

"Tentunya dengan menerapkan protokol kesehatan secara ketat dan pelaku perjalanan juga harus memenuhi persyaratan," ujar Polana.

"Sebagaimana tertuang dalam SE Satgas Penanganan Covid-19 Nomor 13 Tahun 2021 tentang Peniadaan Mudik Hari Raya Idul Fitri tahun 1442 H dan Upaya Pengendalian Penyebaran COVID-19 Selama Bulan Suci Ramadan 1442 H," dia menambahkan.

Polana menambahkan walaupun layanan bus AKAP dan AKDP di terminal-terminal tersebut dihentikan sementara, untuk angkutan lainnya tetap beroperasi.

Misalnya operasional terminal bus di Jabodetabek tetap berlangsung untuk melayani angkutan Transjabodetabek.

Contoh layanan Transjabodetabek misalnya bus dengan rute dari Terminal Poris Plawad Tangerang menuju Bekasi, meski lintas wilayah provinsi namun masih dalam wilayah aglomerasi Jabodetabek.

"Penghentian operasional layanan tidak berlaku bagi angkutan perkotaan antarlintas wilayah di Jabodetabek atau sering disebut Transjabodetabek," kata Polana.



Simak Video "Layanan Bus AKAP Dihentikan, Terminal Tirtonadi Sediakan Armada Khusus"
[Gambas:Video 20detik]
(rdy/fem)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA