Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Selasa, 11 Mei 2021 11:42 WIB

TRAVEL NEWS

Setelah Larangan Mudik Usai, Borobudur Gaspol Event Duathlon

Hari Susanto
detikTravel
Event olahraga setelah larangan mudik di Magelang.
Jumpa pers Borobudur Duathlon di Kantor BOB, Yogyakarta (Heri Susanto/detikTravel)
Magelang -

Masyarakat Sadar Wisata (Masata) Jawa Tengah langsung bergerak cepat usai larangan mudik 6-17 Mei ini. Bekerjasama dengan Badan Otorita Borobudur (BOB), pada 29 Mei mendatang akan digelar Borobudur Duathlon.

Sebuah acara olahraga yang menggabungkan bersepeda dan lari ini akan diikuti banyak tokoh. Salah satunya Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno, mengambil start dari Nanggulan, Kulon Progo sampai Borobudur, Magelang, Jawa Tengah.

Total jarak tempuh 43 km bersepeda dan 3 km berlari mengelilingi kawasan Candi Borobudur. Semua kegiatan digelar dengan menerapkan protokol kesehatan sesuai standar CHSE dari Kemenparekraf.

Ketua Umum DPP Masata, Panca R Sarungu mengatakan, event kali ini akan mengkombinasikan pemandangan persawahan di Nanggulan, kelok Kali Progo di jalan memasuki Magelang dan berakhir di Manohara, Kompleks Candi Borobudur, Magelang.

"Kami ingin membangkitakan kembali sendi-sendi pariwisata, khususnya dengan melaksanakan event ini di dua provisi sekaligus untuk memberikan dampak langsung kepada masyarakat," katanya saat jumpa pers Borobudur Duathlon di Kantor BOB, Yogyakarta.

Ia menjelaskan, event pertama sejak larangan mudik ini sebagai bentuk semangat industri Pariwisata bersama-sama berkolaborasi dalam masa Pandemi dengan berkegiatan dengan protokol kesehatan yang ketat. Namun, masih bisa menggerakan ekonomi dan melakukan usaha konsumen khususnya di tempat-tempat wisata.

"Kami harap masyarakat pariwisata jangan lelah untuk terus berjuang beradaptasi dengan kebiasaan baru untuk mendatangkan wisata," jelasnya.

Direktur Pemasaran BOB Agus Rochiyardi menjelaskan, event usai larangan mudik ini sangat penting untuk mengingatkan kembali masyarakat. Termasuk pelaku wisata untuk berjuang.

"Makanya event terbuka seperti ini harus terus diperbanyak. Karena keinginan masyarakat tren ke arah ini," jelasnya.

LS Don Charles, Kepala Seksi Promosi Dinas Pariwisata DIY menjelaskan, dengan kehadiran banyak tokoh salah satunya Menparekraf Sandiaga, akan sangat efektif untuk promosi pariwisata DIY.

"Ini akan semakin mengingatkan masyarakat untuk kembali berwisata. Juga pesan bahwa DIY aman dikunjungi," katanya.



Simak Video "Tak Hanya Tempat Wisata, Candi Borobudur Juga Untuk Tempat Ziarah, Magelang"
[Gambas:Video 20detik]
(rdy/rdy)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA