Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Selasa, 25 Mei 2021 10:31 WIB

TRAVEL NEWS

Work From Bali, Sandiaga Sebut Anggarannya Tidak Bikin Boros

FOKUS BERITA

Work From Bali
Jakarta -

Work From Bali sudah dilakukan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif sejak kuartal pertama tahun 2021. Menparekraf Sandiaga Uno mengklaim meski ngantor dari Bali, anggaran kementeriannya tidak bikin boros.

"Jadi ada efisiensi dari anggaran kita, karena kerja di Bali meningkatkan produktivitas, efektivitas kita, tapi di saat yang sama membantu Bali. Kami akan menjaga belanja negara agar jangan sampai ada pemborosan," ujarnya.

Sandi menambahkan rencana Aparatur Sipil Negara (ASN) berkantor di Bali merupakan salah satu kebijakan yang diambil pemerintah dalam upaya membangkitkan kembali sektor pariwisata dan ekonomi kreatif .Terutama di Bali sebagai daerah yang paling terdampak akibat pandemi,

"Work from Bali akan memberikan pertolongan pertama untuk Bali, kunjungan wisatawan nusantara turun drastis 2 minggu ke belakang karena ada larangan mudik tapi hari ini di level 5 ribu," ujarnya.

Kondisi ekonomi Bali hingga saat ini belum kembali normal sementara daerah-daerah lain mulai sedikit pulih. Berdasarkan data terakhir BPS terkait Perkembangan Pariwisata Provinsi Bali pada Februari 2021 diantaranya:

- Jumlah kunjungan wisatawan mancanegara untuk Januari-Februari 2021 yaitu 22 orang atau minus 99,998% (y-o-y),

- Tingkat Penghunian Kamar (PTK) pada Februari 2021 untuk hotel bintang 8,99% atau -2,16 poin (m-o-m) dan hotel non bintang 7,70% atau +1,00 poin (m-o-m),

- Rata-rata lama menginap pada Februari 2021 untuk hotel bintang 2,67 hari atau -0,83 poin (m-o-m) dan untuk hotel non bintang 1,89 hari atau +0,13 poin (m-o-m).

Sandi pun mengharapkan tidak hanya ASN yang work from Bali tapi pihak swasta juga diarahkan untuk dapat menggelar kegiatan atau pertemuan di daerah termasuk Bali dengan penerapan protokol kesehatan yang ketat dan disiplin.

"Rapat dengan swasta bisa dilakukan di Bali juga, jadi ekspatriat, saya sekarang kalau ada yang ngajak ketemu ya di Bali, jadi ini efek multipliernya tinggi akan mendongkrak sektor yang lain," ujar Sandi.

Skema 25 persen ASN pun masih menjadi usulan yang akan dibahas dalam waktu dekat. Termasuk jenis pekerjaan apa saja, masih akan dalam tahap pembahasan. Skema bekerja di Bali pun membutuhkan persiapan matang dengan memperhatikan efektifivitas dan prinsip good corporate governance.

"Work From Bali juga merupakan salah satu persiapan kita membuka perbatasan untuk mancanegara agar travel bubble bisa dilaksanakan

(ddn/ddn)

FOKUS BERITA

Work From Bali
BERITA TERKAIT
BACA JUGA