Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Jumat, 28 Mei 2021 05:03 WIB

TRAVEL NEWS

Penumpang Jahat ke Pramugari di AS Bisa Didenda Rp 751 juta

Munich: A female flight attendant  is speaking with a passenger sitting in the economy class of the route Munich - Vancouver of Lufthansa Airlines.
Ilustrasi pramugari (Foto: Getty Images/RUBEN RAMOS)
Jakarta -

Amerika Serikat masih jadi panutan dalam penerapan hukum, termasuk bagi penumpang jahat. Di sana, pemakai jasa transportasi udara yang melanggar aturan bisa didenda hingga Rp 751,8 juta.

Diberitakan CNN, ada serangkaian insiden di atas pesawat Southwest Airlines dan salah satunya menyebabkan dua gigi pramugari copot. Serikat pekerja pun mendesak perusahaan agar mau mengambil langkah berani untuk melindungi pekerjanya.

Serikat pekerja di sana lalu mengirim surat ke perusahaan untuk diteruskan pada otoritas penerbangan AS. Mereka menyerukan adanya peningkatan jumlah penjaga udara federal di atas pesawat.

"Kami memahami dan berbagi keprihatinan Serikat tentang ketidakpatuhan penumpang dan perilaku mengganggu," kata juru bicara Southwest Airlines, Chris Mainz.

"Kami bermitra dengan (Federal Aviation Administration) untuk menyelidiki insiden sehingga mereka dapat mengambil tindakan yang sesuai. Kami akan terus bekerja sama dengan FAA dan Union untuk menjaga dan melindungi keselamatan dan kesejahteraan awak penerbangan dan pelanggan kami," terang dia menambahkan.

Administrasi Penerbangan Federal (FAA) mengatakan mereka memiliki kebijakan nol toleransi untuk perilaku penumpang yang sulit diatur. Lembaga ini telah mengusulkan denda sipil mulai dari USD 9.000-52.500 atau Rp 129-751 juta terhadap setidaknya 15 penumpang pada bulan Mei.

FAA mengatakan dalam rilis pers yang dikeluarkan pada hari Senin bahwa mereka telah menerima sekitar 2.500 laporan perilaku penumpang jahat sejak awal tahun. Di dalamnya termasuk sekitar 1.900 laporan penumpang yang menolak untuk mematuhi mandat federal terkait pemakaian masker.

Penumpang nakal juga jahat terjadi karena mulai hidup kembali dunia penerbangan. Saat liburan musim panas mendekat dan sebagian besar Amerika Serikat melonggarkan pembatasan yang diberlakukan selama pandemi Covid-19.

Sebelumnya, pandemi virus Corona membuat risiko pramugari meningkat. Serikat pramugari sampai-sampai meminta maskapai lebih serius melindungi anggotanya.

Cerita penumpang pesawat bikin masalah makin sering terungkap saat pandemi virus Corona. Baru-baru ini, penumpang menyerang pramugari Southwest Airlines sampai kehilangan dua giginya.

"Akhir pekan lalu, salah satu pramugari kami diserang, mengakibatkan luka di wajah dan kehilangan dua gigi," tulis Lyn Montgomery, presiden serikat Pramugari TWU Local 556, dalam surat kepada maskapai seperti dikutip oleh USA Today.

Serikat pramugari itu menyebut ada 477 insiden pelanggaran penumpang jahat di Southwest antara 8 April dan 15 Mei.



Simak Video "AS Tak Kunjung Buka Perbatasan, Migran di Meksiko Putus Asa"
[Gambas:Video 20detik]
(msl/fem)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA