Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Selasa, 01 Jun 2021 19:00 WIB

TRAVEL NEWS

Melihat Pengembangbiakan Elang Jawa, si Jambul Kuning Emas-Identik dengan Simbol Negara

Sol Lamer
detikTravel
Melihat Pengembangbiakan Elang Jawa, si Jambul Kuning Emas-Identik dengan Simbol Negara
Foto: (Sol Lamer/detikcom)
Jakarta -

Taman Safari Indoensia (TSI) di Bogor, Jawa Barat kini memiliki penangkaran dan pengembangbiakan elang jawa. Burung elang jawa disebut sebagai wujud dari simbol negara, burung garuda.

Direktur TSI Grup Jansen Manangsang mengatakan sejak 4 tahun lalu sudah memulai melakukan penangkaran dan pengembangbiakan elang jawa yang populasinya disebut Jansen sudah hampir punah.

"Memang di Taman Safari Indonesia Bogor ini sudah sejak 4 tahun, sudah adakan satu program bagaimana menangkarkan burung elang jawa yang jadi simbol negara ini. Nah itu juga ada kerjasama dengan PT Smelting, tentu juga ada bantuan dari menteri KLHK. Sehingga kita berhasil menangkarkan ada 5 bayi elang jawa," sebut Jansen saat berbincang dengan detikcom, Senin (31/5/2021) kemarin.

Setelah lama berada di dalam inkubator, burung yang memiliki jambul berwarna kuning keemasan ini, kini sudah mulai tumbuh bulu di badan dan sayapnya. Dalam waktu dekat, anakan elang jawa ini akan di keluarkan dari inkubator dan dipindah ke tempat penangkaran yang lebih luas. Jika sudah waktunya, burung ini akan dilepas liarkan ke habitat barunya.

"Untuk lokasi pelepasan elang jawa tidak mungkin di area hutan taman safari, karena disini sudah ada elang asli yang hidup lebih dulu di kawasan taman safari ini, artinya sudah punya penunggunya (elang jawa). Tidak bisa mereka (anak elang jawa) dilepaskan di sini, karena nanti bisa saja ribut, bertengkar dengan elang penunggu hutan sini dan bisa ada yang mati," ungkap Jansen Manangsang.

Saat ini, lanjut Jansen, populasi elang jawa yang berada di Taman Safari Indonesia Bogor Jawa Barat berjumlah 11 ekor. Burung elang jawa yang disebut sebagai burung yang identik dengan burung garuda ini disebut sudah hampir punah.

Jansen menyebut, elang jawa merupakan spesies elang yang kemudian dijadikan simbol negara burung garuda. Ia bahkan mengaku sempat terlibat dalam penentuan simbol negara.

"Saya waktu itu mewakili Taman Safari, saya juga kan di perhimpunan kebun binatang. Saya masuk tim menentukan hewan yang jadi simbol negara. Ada 11 orang dalam tim itu, ada dari LIPI, ada dari menteri penerangan, menteri dalam negeri," kata Jansen.

Dipilihya elang jawa, karena saat itu masih minim data hewan asli Indonesia. Elang jawa jadi identik dengan simbol negara karena memiliki keunikan tersendiri dan berbeda dengan elang lain di dunia.

"Kita identikkan elang jawa ini dengan simbol negara, burung garuda itu. Yang membedakan Elang jawa ini dengan elang lain adalah dia memiliki jambul yang warnanya berbeda dengan yang lain, warnanya kuning keemasan. Warna kuning keemasan ini diartikan sebagai kemakmuran," ungkapnya.

"Di dunia elang memang banyak, tapi beda warna jambulnya. Di Indonesia juga ada spesies di Sulawesi, tetapi jambulnya warna cokelat hitam, cuma elang jawa yang warnanya kuning keemasan," sambung Jansen.

Ia berharap, pelestarian burung elang jawa ini bisa menyelamatkan burung berjambul kuning keemasan ini dari kepunahan.

"Ini sebuah kebanggaan juga buat kami karena sudah bisa menangkarkan dan mengembangbiakan, dan kita konsen terus ini supaya burung ini tidak punah. Kita bisa berpartisipasi dalam menjaga, karena elang ini sudah makin sedikit. Dan habitatnya semakin mengecil dan terjadi banyak konflik dengan manusia. Apalagi ini terkait dengan simbol negara, makanya harus kita kembangkan terus agar tidak punah," tutupnya.



Simak Video "Ciri Elang Jawa yang Jadi Lambang Garuda Indonesia"
[Gambas:Video 20detik]
(sym/sym)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA