Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Jumat, 02 Jul 2021 05:01 WIB

TRAVEL NEWS

Wow! Turis India Sudah Bisa Melancong ke Luar Negeri

Syanti Mustika
detikTravel
Tak hanya keindahan laut Maldives yang bisa dinikmati. Pesona langit dengan gemerlap bintangnya dapat dilihat lewat teleskop terkuat di Samudera Hindia.
Foto: (Anantara Kihavah Villas)
Male -

Maldives mengumumkan akan membuka wisatanya untuk internasional di bulan Juli. Untuk awal ini dibuka bagi turis Asia Selatan, termasuk turis asal India.

Dirangkum detikTravel dari berbagai sumber, Jumat (2/7/2021) Presiden Maldives, Ibrahim Mohamed Solih, mengumumkan rencana itu melalui konferensi pers yang diadakan pada hari Selasa (29/6). Pada agenda itu, dia menyebut rencana pelonggaran setelah pembatasan Covid-19

Poin yang dikemukakan di antaranya pengurangan jam malam dan rencana membuka perbatasan bagi turis asing. Nah, pembukaan gerbang itu dibatasi untuk pelancong dari negara-negara Asia Selatan. Mulainya, 15 Juli.

Ia menambahkan rencana itu dibuat dengan terus memantau situasi Covid-19 di Maldives dalam beberapa hari mendatang. Andai tidak ada ledakan kasus, pemegang izin kerja bakal diberikan izin masuk ke negara itu lebih, kemudian menyusul turis asing.

Ya, Maldives sempat menghentikan pemberian visa kepada pelancong dari Asia Selatan pada 11 Mei, karena situasi Covid-19 memburuk dan pejabat kesehatan mengonfirmasi gelombang keempat virus Corona. Sejak itu, Maladewa telah mengonfirmasi varian Covid-19 baru, termasuk Delta, yang pertama kali ditemukan di negara tetangga India.



Disetopnya visa untuk turis dari Asia Selatan ke Maldives selama dua bulan terakhir dampaknya terasa sangat signifikan. Empat bulan pertama tahun ini, jumlah kedatangan turis ke Maldives cukup tinggi, bahkan melebihi 100.000 pada bulan Maret, namun kemudian jumlah turis pada bulan Mei dan Juni menurun.

Angka itu seiring dengan lonjakan kasus Covid-19 yang mengkhawatirkan di Maldives menjelang akhir April. Saat itu muncul lebih dari 1.000 kasus Covid-19 baru setiap hari, dengan jumlah kematian yang juga meningkat. Pada bulan Mei jumlah kematian Covid-19 tertinggi dalam satu bulan, yaitu 88 kematian. Sementara itu, 111 dikonfirmasi Covid-19, antara 28 April dan 5 Juni.

Makanya, di bulan-bulan itu, pemerintah mengambil langkah-langkah keamanan Covid-19, terutama di ibu kota Male, yang menjadi episentrum Covid-19 pada pertengahan Mei. Dalam prosesnya, lambat laun kasus harian Corona yang dilaporkan dan pasien yang menjalani rawat inap menurun.

Dengan perkembangan ini, otoritas mulai melonggarkan pembatasan Covid-19 pada 26 Mei. Maldives membuka kembali perbatasannya pada 15 Juli 2020 untuk negara Asia Tenggara, termasuk India.

"Maladewa akan mulai mengeluarkan visa turis kedatangan mulai 15 Juli untuk wisatawan yang dari Asia Selatan. Wisatawan memerlukan hasil PCR negatif untuk memasuki Maldives. Rincian lebih lanjut akan menyusul," kata kementerian pariwisata Maladewa dalam Twitter.

Negara kepulauan dengan laut cantik ini yang memang memiliki daya tarik khusus bagi wisatawan India. Tapi, Maldives menutup perbatasan untuk orang India bulan lalu.

Langkah-langkah keamanan diberlakukan mengingat gelombang kedua pandemi di India dan peningkatan kasus di negara-negara lain di kawasan itu.

India telah menjadi sumber pasar terbesar kedua untuk Maldives tahun ini terhitung 21 persen dari semua kedatangan. Pulau-pulau tersebut telah menerima lebih dari 400.000 wisatawan sejak awal Januari. Rusia telah menjadi sumber pasar terbesar diikuti oleh India, Ukraina, Jerman, dan Kazakhstan.



Simak Video "Kasus COVID-19 di India Turun 90 Persen!"
[Gambas:Video 20detik]
(sym/fem)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA