Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Rabu, 14 Jul 2021 19:08 WIB

TRAVEL NEWS

PPKM Darurat Mau Diperpanjang 6 Minggu, Pengusaha: Berat!

CNNIndonesia
detikTravel
Hariyadi Sukamdani
Foto: Ketua Apindo, Hariyadi Sukamdani (MarkPlus, Inc)
Jakarta -

Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo), Hariyadi Sukamdani mengatakan, jika PPKM Darurat diperpanjang jadi 6 minggu, keuangan perusahaan akan berat!

Hariyadi menyebut arus kas keuangan perusahaan akan semakin berat jika pemerintah menjalankan skenario PPKM darurat selama enam pekan. Hal ini berpotensi menambah jumlah perusahaan yang bangkrut di tengah pandemi COVID-19.

"Lama-lama tidak uang, maka akan bangkrut. Tidak tahan, tidak kuat," ungkap Hariyadi seperti dikutip dari CNNIndonesia.com, Rabu (14/7/2021).

Ia mengakui situasi ini akan sangat sulit bagi pengusaha. Pasalnya, pendapatan berpotensi minus jika PPKM darurat diperpanjang lebih dari 20 Juli 2021.

"Berat. Uang sama sekali tidak masuk. Tidak ada pendapatan. Jadi sulit, sangat sulit," sambung Hariyadi.

Menurutnya, seluruh sektor usaha di luar kesehatan akan terkena imbas dari PPKM darurat. Hal ini termasuk restoran yang tetap diizinkan beroperasi meski hanya bisa melayani pesanan bawa pulang (take away).

"Orang itu kan tidak semua mau setiap hari delivery. Mahal. Coba bayangin per orang butuh Rp 40-50 ribu, kalau satu rumah banyak orang ya berat. Keluarga masak biasanya," jelas Hariyadi.

Senada dengan Hariyadi, Wakil Ketua Umum Pengusaha Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Emil Arifin mengungkapkan PPKM darurat membuat keuangan pengusaha semakin berat. Pasalnya, layanan take away rata-rata hanya berkontribusi terhadap total pendapatan sekitar 10 persen-20 persen.

"Jadi tidak menutup operasional restoran juga. Itu maksimal 20 persen ya," kata Emil.

Emil meminta 4 syarat kepada pemerintah jika PPKM darurat diperpanjang:

1. Syarat Pertama, pemerintah bantu uang sewa
2. Kedua, pemerintah memberikan bantuan biaya listrik dan air
3. Ketiga, ada stimulus pajak bumi dan bangunan (PBB).
4. Keempat, pemerintah memberikan subsidi gaji karyawan.

Jika semua ini diberikan, Emil mengaku tak akan mempermasalahkan perpanjangan PPKM darurat.

"Kalau itu diberikan pemerintah, go ahead. Satu tahun 'dijabanin'," tutupnya.



Simak Video "PPKM Darurat Diperpanjang, Jalan Tikus di Surabaya Macet"
[Gambas:Video 20detik]
(wsw/wsw)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA