Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Jumat, 16 Jul 2021 11:22 WIB

TRAVEL NEWS

Ambisi Maskapai AS Terbangkan Pesawat Listrik 5 Tahun Lagi

Pesawat listrik ES-19 United Airlines
Pesawat listrik ES-19 (Foto: United Airlines)
Washington -

Maskapai Amerika Serikat ini berambisi menerbangkan pesawat listrik dalam kurun waktu lima tahun mendatang. Sejumlah perusahaan rekanan sudah digandeng.

Mengutip situs United Airlines, Jumat (16/7/2021), pesawat listriknya diperkirakan terbang pada tahun 2026. Maskapai ini telah menandatangani perjanjian baru dengan Breakthrough Energy Ventures, Mesa Airlines, dan Heart Aerospace.

United Airlines menandatangani perjanjian untuk mengakuisisi 100 pesawat ES-19 Heart Aerospace. Pesawat listrik ini memiliki 19 kursi yang berpotensi untuk mendekarbonisasi penerbangan regional

Pesawat listrik ES-19 Heart Aerospace mampu terbang sejauh 402 kilometer dan diharap beroperasi sebelum akhir dekade ini. United Airlines telah menyetujui untuk membeli seratus pesawat setelah armada tersebut memenuhi persyaratan keselamatan, bisnis, dan standar pengoperasian perusahaan.

Mesa Airlines, mitra strategis utama United Airlines dalam membawa pesawat listrik ke layanan komersial, juga telah setuju untuk menambah 100 pesawat ES-19 ke armadanya, dengan persyaratan serupa.

UAV (United Airlines Ventures) sedang membangun portofolio perusahaan yang berfokus pada konsep keberlanjutan yang inovatif dan menciptakan teknologi juga produk yang diperlukan untuk membangun maskapai netral karbon dan bersih emisi gas rumah kaca.

Dengan perjanjian baru ini, United telah memperkuat komitmen beraninya untuk mengurangi emisi gas rumah kaca 100% pada tahun 2050. Perusahaan juga ingin melihat pertumbuhan Heart Aerospace dan berpartisipasi dalam pengembangan pesawat listrik yang ramah emisi gas rumah kaca.

Dengan memanfaatkan motor listrik sebagai pengganti mesin jet dan baterai sebagai pengganti bahan bakar jet, pesawat listrik ES-19 Heart akan memiliki nol emisi saat beroperasi.

Tempat duduk sejumlah 19 penumpang, pesawat ES-19 juga akan lebih besar dari pesaing semua listrik. Pesawat ini beroperasi dengan menggunakan jenis baterai yang sama yang digunakan dalam mobil listrik.

Setelah beroperasi, pesawat listrik ES-19 dapat beroperasi di lebih dari 100 rute regional United dari sebagian besar pusat bandaranya. Beberapa rute ini termasuk Bandara Internasional Chicago O'Hare ke Bandara Universitas Purdue, dan Bandara Internasional San Francisco ke Bandara Modesto City-County.

"Pesawat listrik sedang populer saat ini dan teknologinya sudah ada di sini," kata CEO Heart Aerospace Anders Forslund.

"Kami sangat bangga dapat bermitra dengan United, Mesa dan lainnya dalam membawa pesawat ES-19 kami ke pasar. Saya tidak dapat membayangkan koalisi mitra yang lebih kuat untuk memajukan misi kami untuk menggemparkan perjalanan udara jarak pendek," imbuh dia

Setelah beroperasi, pesawat listrik ES-19 Heart Aerospace dapat memberikan akses kenyamanan penerbangan kepada pelanggan tanpa berkontribusi pada emisi karbon yang menyebabkan perubahan iklim.



Simak Video "KNKT Amerika Serikat Sebut Boeing Tidak Alami Gagal Mesin"
[Gambas:Video 20detik]
(msl/ddn)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA