Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Sabtu, 31 Jul 2021 17:12 WIB

TRAVEL NEWS

Phuket Tutup Pintu untuk Wisatawan Domestik, tapi Buka buat Turis Asing

Syanti Mustika
detikTravel
Mulai 1 Juli, Phuket membuka diri bagi turis asing yang sudah menerima kedua vaksin COVID-19 dan berasal dari negara yang berkategori berisiko rendah hingga menengah.
Phuket beradaptasi dengan lonjakan kasus virus Corona. (Getty Images/Sirachai Arunrugstichai)
Jakarta -

Phuket kembali menutup diri buat wisatawan lokal. Turis asing tetap bisa masuk, namun dengan syarat.

Diberitakan Reuters, Sabtu (31/7/2021), Phuket melarang perjalanan dari seluruh Thailand mulai 3-16 Agustus. Itu sebagai upaya negeri gajah putih tersebut untuk menghentikan lonjakan kasus virus Corona agar tidak menyebar ke pulau dan resor.

Ya, Phuket berada dalam upaya untuk menghidupkan kembali industri pariwisata Thailand. Sebab, wisata memang menjadi tulang punggung ekonomi Thailand. Thailand pun membuka wisata lagi, dimulai dari Phuket.

Sejak 1 Juli, wisatawan asing yang divaksinasi Covid-19 dua dosis telah diizinkan untuk bergerak bebas di pulau itu, tanpa isolasi diri sejak kedatangan.

Andai selama 14 hari di Phuket turis asing itu bebas Covid-19, mereka bisa menjelajahi pulau lain di Thailand. Termasuk, kembali ke Phuket. Program turis asing lewat Phuket itu dinamain Phuket Sandbox.

Dalam prosesnya, angka kasus Covid-19 di Thailand melonjak belakangan ini. Juru bicara Kementerian Luar Negeri Thailand, Tanee Sangrat, mengatakan menerapkan aturan perjalanan baru, yakni dengan membatasi pergerakan ke Phuket dari tempat lain di Thailand. Tapi, aturan itu mengecualikan turis asing yang terlanjut membeli tiket kepulangan lewat Phuket.

Ya, turis yang tinggal di Phuket selama lebih dari 14 hari akan diizinkan pergi ke bagian lain Thailand dan dapat masuk kembali ke Phuket hanya jika mereka memiliki penerbangan internasional yang dipesan dari bandara pulau itu.

Aturan baru ini ditandatangani oleh gubernur provinsi Phuket. Dia mengatakan pengecualian juga akan diberlakukan untuk pasokan medis, tenaga medis, serta pasokan bahan bakar, uang, dan makanan.

Jam operasional telah dibatasi untuk beberapa tempat di Phuket dan beberapa diperintahkan untuk ditutup karena pihak berwenang mencoba membatasi dampak dari peningkatan infeksi di seluruh negeri.

Thailand dalam beberapa bulan terakhir telah berjuang dengan wabah COVID-19 terburuknya sejak awal pandemi. Alasan itu juga didorong oleh varian Delta yang sangat menular, pertama kali terdeteksi di India.

Gugus tugas Covid-19 Thailand melaporkan 17.669 kasus virus corona dan 165 kematian pada Kamis, keduanya merupakan rekor tertinggi. Dikatakan 21 dari kematian, meninggal di rumah.



Simak Video "Usai Phuket, Ini Tiga Pulau Lainnya yang Dibuka Thailand untuk Turis"
[Gambas:Video 20detik]
(sym/fem)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA