Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Senin, 02 Agu 2021 10:42 WIB

TRAVEL NEWS

Pengusaha Wisata dan Kuliner Berharap PPKM Level 4 Tak Diperpanjang

Wisma Putra
detikTravel
500 warga Kecamatan Cicalengka, Kabupaten Bandung, Jabar, jalani vaksinasi COVID-19. Vaksinasi ini digelar di Obyek Wisata Cicalengka Dreamland.
Foto: Wisma Putra/Detikcom
Bandung -

Evaluasi Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 4 akan diumumkan Presiden Joko Widodo hari ini, Senin (2/8/2021). Pelaku usaha pariwisata hingga kuliner di Kota Bandung, Jawa Barat berharap kebijakan ini tak diperpanjang presiden.

Seperti Bandung Zoo Logical Garden (Bagoza) atau Kebun Binatang Kota Bandung, akibat penutupan objek wisata, dana untuk pakan satwa hanya tersisa untuk bulan ini saja karena tidak ada pemasukan sama sekali.

Marketing Communication Bagoza Sulhan Syafi'i mengatakan, meski donasi sayur, buah hingga daging ayam berdatangan. Pihaknya berharap PPKM Level 4 ini tidak diperpanjang dan Bagoza kembali beroperasi.

"Harapan minta dibuka, karena kalau ditutup kita susah, mohon bisa dibuka, karena bantuan itu hanya menyelesaikan sedikit masalah tidak seluruhnya," kata Sulhan via sambungan telepon, Senin (2/8/2021).

Sulhan menyebut, untuk protokol kesehatan di lokasi wisata juga sudah siap.

"SOP susah siap, dulu sebelum diminta ditutup sudah siap dan sesuai standar," ujarnya.

Tak hanya di objek wisata, sektor usaha kuliner di Kota Bandung sebagai penyangga pariwisata di Kota Bandung juga bersiap dengan menerapkan protokol kesehatan yang sangat ketat.

"Jenderal Kopi Nusantara Buwas telah menerapkan protokol kesehatan dengan lengkap. Seluruh karyawan Jenderal Kopi Nusantara Buwas telah menerima vaksin hingga 2 tahap. Peralatan makan disterilisasi dengan menggunakan UV box setelah dicuci dengan bersih. Sebelum memasuki area restoran, Jenderal Kopi Nusantara Buwas mewajibkan seluruh pengunjung mencuci tangan dengan sabun dan air bersih, kemudian dilanjutkan dengan pengecekan suhu," kata Marketing Jenderal Kopi Buwas Rafi via pesan singkat.

Tak hanya itu, barang-barang yang dibawa oleh pengunjung wajib disterilisasi di dalam UV box. Jenderal Kopi Nusantara Buwas juga tetap membatasi kapasitas pengunjung yaitu 25% dari total kapasitas yang ada. Sebelumnya, protokol kesehatan di Jenderal Kopi Nusantara Buwas ini juga sudah ditinjau Dinas Kesehatan Kota Bandung bersama AKAR dan PHRI Kota Bandung.

"Jenderal Kopi Nusantara Buwas siap untuk beroperasi dengan tetap menerapkan protokol kesehatan yang sudah di tetapkan oleh pemerintah pusat maupun daerah," pungkas Rafi.



Simak Video "PPKM Level di DIY Turun, Pemilik Resto hingga Kedai Kopi Sambut Baik"
[Gambas:Video 20detik]
(pin/pin)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA