Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Jumat, 27 Agu 2021 21:39 WIB

TRAVEL NEWS

Kunci Perusahaan Travel Bertahan saat Pandemi: Jaga Mesin Tetap Panas

Agen Travel Siapkan Bus untuk Antar-Jemput Tim Medis Corona
Foto: Panorama Group
Jakarta -

Perusahaan travel Panorama Group memaparkan keadaannya di masa pandemi. Kunci mereka tetap bertahan adalah dengan tetap menjaga mesin tetap panas.

"Selama pandemi kita tetap beroperasi meski banyak pembatasan. Mesin kita tetap panas, jadi saat border dibuka kita siap take off," terang Vice President Brand And Communication Panorama Group AB Sadewa dalam temu wartawan secara online, Jumat (27/8/201).

Perusahaan travel itu mengikuti semua anjuran pemerintah untuk mendapat sertifikat dan mengaplikasikan Cleanliness Health Safety and Environmental Sustainability atau CHSE. Lainnya adalah sematan program Safe travels untuk perjalanan ke luar negeri.

Panorama Group menjalankan berbagai lini bisnis yang masih berhubungan erat dengan traveling. Di dalamnya ada umrah-haji, liburan, MICE dan pelaksanaan event hingga transportasi diwakili oleh White Horse Group.

Kata Sadewa, pertumbuhan dunia traveling akan berlangsung cepat pada tahun mendatang. Program vaksinasi hingga rencana pembukaan Singapura pada bulan September dan Bali dalam waktu dekat adalah pemicu utamanya.

"Bagaimana pariwisata tumbuh 2016-'19, menurut UNWTO pertumbuhannya sudah baik yakni di angka 6,7%. Vaksinasi adalah kunci. Akibatnya berani untuk jalan-jalan dan kartu vaksin akan jadi pasport baru," terang dia.

"Revenge travel 2022 akan berlangsung cepat," imbuh dia.

Panorama Group jadi salah satu travel yang berubah sesuai zaman agar tetap hidup. Produknya pun kini bervariasi sesuai permintaan pasar, seperti perjalanan menggunakan bus tempat duduk physical distancing, virtual tur hingga liburan privat.

"Kita ingin tetap membuat market ingat dengan kita. Brand awareness. Sekali semua membaik kita memang siap," jelas Sadewa.

"Transisi dan menuju pemulihan di 2021, yakni vaksinasi seluruh karyawan dan mendorong vaksinasi kepada para stakeholder. Inovasi layanan sesuai kebutuhan masa pandemi. Mencari peluang baru. Mengejar percepatan digitalisasi untuk persiapan revenge travel," imbuh dia.

Panorama Group juga menjabarkan pendapatan per Juni 2021 dengan total revenue sebesar Rp 34 miliar. Jika dibandingkan dengan tahun lalu, jumlah ini berbeda drastis, yakni pendapatannya mencapai Rp 433 miliar.

Pendapatan Panorama GroupPendapatan Panorama Group (Foto: Panorama Group)


Simak Video "Peta Sebaran 1.624 Kasus Covid-19 Per 1 Oktober: DKI Tertinggi"
[Gambas:Video 20detik]
(msl/ddn)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA