Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Rabu, 06 Okt 2021 10:04 WIB

TRAVEL NEWS

Australia Putuskan Tak Terima Turis Sampai 2022

MELBOURNE, AUSTRALIA - JUNE 22:  Passengers wait for flights at Melbourne International Airport on June 22, 2011 in Sydney, Australia. Flights across Australias busiest airports are resuming today after cancellations due to the Chilean ash cloud yesterday stranded passengers and created a backlog.  (Photo by Hamish Blair/Getty Images)
Foto: Bandara Melbourne (Getty Images/Hamish Blair)
Sydney -

Turis internasional belum bisa mengunjungi Australia hingga tahun depan. Hal ini diputuskan oleh Perdana Menteri Australia Scott Morrison.

Diberitakan AP News, Perdana Menteri Scott Morrison mengatakan bahwa Australia diperkirakan akan mencapai tolak ukur vaksinasi yang telah ditentukan terlebih dahulu. Australia akan mulai membuka diri bila 80 persen dari populasi penduduk berusia 15 tahun ke atas sudah mendapatkan vaksinasi kedua.

Sementara, pada pekan lalu, Morrison memaparkan rencana dimana mengizinkan warga negara yang sudah divaksinasi dan penduduk tetap untuk terbang keluar negeri mulai November 2021. Kebijakan tersebut merupakan pertama kalinya sejak larangan perjalanan sudah diterapkan pada Maret tahun lalu.

Namun, pada Selasa (5/10/2021) dia mengungkapkan, setelah warga Australia, prioritas berikutnya yaitu migran terampil dan pelajar internasional. Setelah itu, barulah turis internasional.

"Prioritas berikutnya adalah migran terampil yang sangat penting bagi negara dan yang sudah divaksinasi ganda, serta siswa yang datang dan kembali ke Australia untuk studi mereka," ungkap Morrison kepada televisi Seven Network.

"Kami akan menyambut turis internasional juga, saya percaya tahun depan," tambahnya.

Negara bagian Victoria pada Selasa (5/10) melaporkan rekor nasional dengan 1.763 kasus lokal baru. Sedangkan negara bagian terpadat kedua di Australia juga melaporkan empat kematian akibat virus Corona.

Rekor nasional sebelumnya yaitu 1.599 kasus dalam 24 jam di New South Wales saat wabah memuncak pada 10 September. Sementara rawat inap memuncak di negara bagian terpadat di Australia di pertengahan September.

Kini, New South Wales memimpin negara bagian lain dalam tingkat vaksinasi. Bandara Sydney diharapkan menjadi yang pertama dibuka nantinya untuk turis yang Sudan divaksinasi.



Simak Video "Terkuak! Marak Pelecehan Seks di Parlemen, PM Australia: Mengerikan"
[Gambas:Video 20detik]
(elk/ddn)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA