Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Minggu, 10 Okt 2021 05:01 WIB

TRAVEL NEWS

MyPermataTour Cuekin Pemesan Tur, Pelanggan Lama Ikut Curhat

Operator tur yang ramai-ramai diprotes traveler.
Foto: (dok screenshoot)
Jakarta -

Baru-baru ini nama operator tur MyPermataWisata ramai dibicarakan karena menggantungkan trip sejak tahun 2020. Pelanggan lama pun dibuat kaget.

Bermula dari aduan salah satu traveler dengan inisial AA, detikTravel mencari tahu lebih jauh perihal MyPermataWisata ramai yang adalah operator tur dalam negeri. Namun, baru-baru ini tak sedikit traveler yang protes pada operator tur itu karena disebut ingkar janji.

AA (bukan nama sebenarnya) via DM Instagram detikTravel menuturkan kronologis dirinya telah dicuekin oleh operator tur MyPermataWisata sejak November tahun 2020 lalu.

Dengan dalih pandemi, pihak MyPermataWisata tidak dapat melakukan refund hingga mengulur jadwal Open Trip tanpa kepastian. Alhasil, tak sedikit yang dibuat kesal.

Selain AA, kekesalan akan MyPermataWisata juga dapat dilihat di laman Google Review jenama tersebut hingga forum traveler. Di Facebook misalnya, nama MyPermataWisata juga ramai dibicarakan di forum Backpacker's Indonesia atau BPI.

Namun, jejak buruk dari MyPermataWisata disebut baru terjadi ketika pandemi menyerang. Banyak juga traveler yang pernah mengikutip open trip MyPermataWisata dibuat kaget.

"Dulu saat tahun 2018 saya pakai MyPermataWisata untuk outing kantor alhamdullilah masih aman. Sekarang harus jeli kayaknya apalagi saat kondisi begini," tulis Fathur Rah***

"Lah kok sekarang MyPermataWisata jadi gini? Padahal, sebelum pandemi sempat ikut trip ke Pahawang oke-oke saja. Semoga tim MyPermataWisata kembali ke jalan yang benar deh. Untuk korban pepet terus saja," tulis Vina Fransi***

"Ikut nimbrung pertama tau travel ini dari teman dan aman aja ke Bromo Jogja. Eh, 2020 mau coba ke Ijen Jogja kok reschedule terus. Untungnya masih DP si, nyeseknya ga full banget jadinya," tulis Mira Wuland***

Itu sebagian testimony traveler yang pernah mengikuti open trip MyPermataWisata di masa lalu sebelum COVID-19 menyerang. Hanya mayoritas traveler yang ikut open tripnya di masa pandemi ini, masih digantung tanpa kejelasan lebih lanjut.

detikTravel pun masih berusaha menghubungi pihak MyPermataWisata. Namun, MyPermataWisata membatasi komentar di laman Instagram hingga Facebook mereka.

Kasus seperti ini juga sedianya bukan pertama kali terjadi. Di masa lalu, ada juga operator umrah First Travel yang menawarkan trip ke tanah suci dan kabur sambil menggondol uang para pesertanya.



Simak Video "Air Terjun Dwi Mbai, Serunya Tiup-tiup Bikin Gelembung Bubble Sambil Menikmati Alam, Sumbawa"
[Gambas:Video 20detik]
(rdy/fem)
BERITA TERKAIT