Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Selasa, 12 Okt 2021 18:10 WIB

TRAVEL NEWS

Getok Tarif Parkir di Farmhouse Lembang, Sengaja Ambil Untung saat Ramai Turis

Tim detikcom
detikTravel
Farmhouse
Farmhouse Lembang (Foto: (derid/d'Traveler)
Bandung Barat -

Pengelola Farmhouse dan The Great Asia Africa Lembang buka suara soal getok tarif parkir liar oleh 3 oknum warga. Ternyata kejadian getok tarif parkir liar yang dikelola warga di dekat objek wisatanya bukan terjadi kali ini saja.

"Waktu itu juga pernah terjadi tarif parkir mahal, kemudian dikoordinasikan dengan pihak desa dan pelakunya dibina. Tapi enggak lama akhirnya terulang lagi. Jadi ada yang sengaja mengambil kesempatan di momentum mulai ramai wisatawan ke Lembang," ucap Public Relation Farmhouse dan The Great Asia Africa Lembang Intania Setiati saat dihubungi detikcom, Selasa (12/10/2021).

Intan mengatakan getok tarif parkir yang dilakukan tiga oknum warga tersebut sama sekali tak melibatkan pihaknya sebagai pengelola wisata yang dituju wisatawan.

"Jadi parkir liar itu enggak ada hubungannya sama sekali dengan kita. Wewenang mereka memarkir juga bukan dari kita, karena kan posisinya di luar objek wisata," katanya.

Dampak buruk dari peristiwa tersebut justru dirasakan langsung oleh pihaknya. Citra objek wisata menjadi tercoreng dan bukan tak mungkin bakal membuat wisatawan kapok untuk datang lagi.

"Ya ruginya citra kita jadi buruk. Orang yang inginnya berlibur, tapi kena tarif parkir mahal bakal kecewa dan malas balik lagi," ujar Intan.

Dia menjelaskan kehadiran objek wisata di Lembang juga diharapkan bisa menghidupkan roda perekonomian warga sekitar. Misalnya dengan mengelola area parkir, berjualan oleh-oleh makanan, hingga jajanan bagi wisatawan.

"Kita juga ingin warga merasakan adanya wisata. Bisa dengan mengelola kantong parkir, termasuk mungkin sentra oleh-oleh jajanan dan usaha lainnya tapi dengan harga sewajarnya biar wisatawan itu enggak kapok. Selain memang kita mempekerjakan 75 persen warga sekitar," tutur Intan.

Sebelumnya diberitakan tiga oknum warga menggetok tarif parkir Rp 150 ribu kepada rombongan wisatawan dari luar daerah. Aksi getok tarif parkir yang dilakukan KA (29), MJ (23), dan YC (41) itu viral di media sosial.

Dalam video viral itu, rombongan wisatawan asal luar daerah yang baru selesai berwisata diminta membayar parkir bus seharga Rp 150 ribu. Terdengar suara seorang pria yang merekam video. Dia menjelaskan soal tarif parkir yang mahal.

"Ok guys izin melaporkan masih ada beberapa parkiran di kawasan Farmhouse Lembang dengan tarif Rp 150 ribu, nah yah. Nah ya yang mau daerah sini di bawah Farmhouse. Thank you," ucap pria tersebut.

Namun kasus tersebut tidak berlanjut setelah adanya proses mediasi yang dilakukan antara petugas parkir tersebut dengan perwakilan bus. Kini ketiga oknum warga tersebut sudah dikembalikan kepada keluarganya dan hanya diberikan sanksi peringatan agar tak mengulangi perbuatan serupa.



Simak Video "Kawah Putih dan Glamping Lakeside Bersiap untuk Uji Coba Pembukaan"
[Gambas:Video 20detik]
(ddn/ddn)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA