Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Senin, 18 Okt 2021 17:40 WIB

TRAVEL NEWS

Obyek Wisata Nonrekomendasi Tetap Buka, Sultan Harap Tetap di PPKM Level 3

Heri Susanto
detikTravel
Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono (HB) X, Senin (22/2/2021).
Foto: Sultan Hamengku Buwono X (Pradito Rida Pertana/detikcom)
Yogyakarta -

Obyek wisata Yogyakarta di luar rekomendasi banyak yang sudah buka. Sultan Hamengku Buwono X berharap Yogyakarta tetap berada di PPKM Level 3.

Obyek wisata di DIY saat ini hanya ada tujuh yang resmi diperbolehkan beroperasi, yaitu, Taman Tebing Breksi, Gembira Loka (GL) Zoo, Pinus Sari Mangunan, Candi Ratu Boko, Merapi Park, Seribu Batu, dan Pinus Pengger Mangunan.

Meski, dalam realitasnya sudah banyak yang menerima tamu wisatawan. Larangan obwis beroperasi kecuali mendapatkan rekomendasi Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif ini karena di DIY masih PPKM Level 3.

Terkait hal tersebut, Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X ternyata memilih untuk tetap level 3.

"Kalau saya level 3 juga nggak pa-pa. Level 2 soyo okeh sing dibukak (semakin banyak yang bukak beroperasi)," kata Sultan ditemui di Kompleks Kepatihan, Kantor Gubernur DIY, Kemantren Danurejan, Senin (18/10/2021).

Sultan menjelaskan, penentuan PPKM ini sebenarnya berada di pemerintah pusat. Kementerian Kesehatan yang menilai berdasarkan berbagai kriteria diantaranya bed occupancy rate (BOR), kasus positif, positif rate, dan vaksinasi.

Dalam penilaian dua pekan lalu, DIY masih PPKM level 3 dikarenakan salah satunya karena vaksinasi di dua kabupaten yaitu Gunungkidul dan Bantul masih di bawah 80 persen. Hal itu pula yang menurut Sultan cukup menentukan penentuan PPKM yang berakhir hari ini.

"Tergantung vaksinasi Bantul dan Gunungkidul (penentuan PPKM) seberapa jauh?," jelasnya.

Sultan mengungkapkan, jika nantinya dalam penentuan PPKM tersebut DIY akhirnya turun level ke PPKM level 2, pengawasan aktivitas masyarakat bakal sulit dilakukan. Kontrol terhadap kasus positif pun bakal sulit dilakukan seperti dengan Juli sampai awal Agustus lalu.

"Moga-moga saja ndak naik (kasus positif COVID-19)," imbuhnya.

Sebelumnya, saat kunjungan Presiden Joko Widodo ke Malioboro (9/10/2021) lalu, Menteri Koordinator Perekonomian Airlangga Hartarto mengungkapkan, saat ini sebenarnya secara realitas di DIY terutama Kota Yogyakarta sudah berada di level 2 PPKM. Tapi, ada pertimbangan khusus dari pemerintah pusat tetap memberlakukan DIY PPKM level 3.

"Masih ada salah satu kabupaten di DIY yang berada di level 3. Karena wilayah anglomerasi, DIY tetap berada di level 3. Seminggu lagi, mudah-mudahan sudah turun ke level 2," jelas Ketua Umum Partai Golkar ini.

Tonton video 'PPKM Jabodetabek Harusnya Level 2 Tapi Terganjal Bogor-Tangerang':

[Gambas:Video 20detik]



(wsw/wsw)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA