Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Sabtu, 30 Okt 2021 21:26 WIB

TRAVEL NEWS

Bukan Main Leletnya, Validasi Tes PCR di Bandara Luar Jawa 1,5 Jam!

Bandara Karel Sadsuitubun Langgur
Bandara Karel Sadsuitubun Langgur (Foto: Ahmad Masaul Khoiri/detikcom)
Maluku Tenggara -

Ketidakefektifan validasi tes PCR terjadi di daerah pinggiran, di luar Jawa. Bukan main leletnya, karena proses awal validasi hingga memasuki ruang tunggu boarding bisa mencapai 1,5 jam.

detikTravel merasakannya pada saat bertolak dari Bandara Karel Sadsuitubun Langgur di Pulau Kei Kecil, Maluku Tenggara, Jumat (29/10/2021) dini hari. Kami hendak terbang ke Ambon dengan tujuan akhir ke Bandara Soekarno-Hatta.

Proses ini berbanding terbalik dengan yang ada di Bandara Soekarno-Hatta. Karena, ketika di Jakarta, semua prosesnya sudah melalui mesin atau terhubung internet.

Di luar Jawa, keterbatasan validasi dimulai dari hasil tes PCR yang masih berupa print out atau selembar kertas. Apa lagi mesin untuk validasi tes PCR yang terhubung ke aplikasi PeduliLindungi dipastikan ketiadaannya.

Jadi, petugas ring luar di awal masuk gerbang akan memeriksa secara manual satu per satu hasil tes Covidnya. Tak hanya itu, lambatnya proses ini diperburuk dengan cara validasi berupa menandatangani satu per satu dokumen ditambah dua cap berbeda.

Bandara Karel Sadsuitubun LanggurPenumpang di Bandara Karel Sadsuitubun Langgur (Foto: Ahmad Masaul Khoiri/detikcom)

Setelah melewati itu, proses validasi tak berhenti. Bahkan pihak maskapai mengeluarkan surat pernyataan tentang tes PCR yang mewajibkan kami melakukan tes PCR ulang di bandara tujuan, namun untungnya tiada kewajiban itu lagi.

Terakhir, validasi tes PCR juga ada di pintu X-Ray. Entah kenapa di bandara kecil di Maluku Tenggara ini harus melakukan hal demikian, padahal tiada proses itu di Bandara Soekarno Hatta.

Bandara Karel Sadsuitubun LanggurSurat pernyataan maskapai soal tes PCR di Bandara Karel Sadsuitubun Langgur (Foto: Ahmad Masaul Khoiri/detikcom)

"Kami harus melakukan ini karena dokumen terbang itu biasanya digunakan penumpang lain yang berbeda. Jadi untuk menghindari pemalsuan dokumen," kata salah satu staf Bandara Karel Sadsuitubun Langgur.

Jadi, kami yang sudah datang ke Bandara Karel Sadsuitubun Langgur dari pukul 04.00 pun harus terburu-buru masuk ke pesawat karena penerbangannya sendiri pada pukul 06.00. Itulah ketidakefektifan dari validasi tes PCR di bandara luar Jawa yang kami temui.



Simak Video "Strategi Pemerintah Agar Tak Terjadi Penumpukan Tes PCR PPLN di Bandara"
[Gambas:Video 20detik]
(msl/ddn)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA