Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Minggu, 31 Okt 2021 12:25 WIB

TRAVEL NEWS

Harga PCR Terbaru Dinilai Masih Mahal, Sandiaga Minta Lebih Murah

Tim detikcom
detikTravel
Sandiaga Uno
Foto: Kemenparekraf
Jakarta -

Tarif PCR kini telah ditekan ke nominal Rp 300 ribu atas permintaan Presiden Jokowi. Namun, harga itu disebut Menparekraf Sandiaga masih bisa turun.

Kebijakan baru wajib menunjukkan hasil tes PCR sebagai syarat perjalanan meski sudah divaksinasi menuai pro dan kontra. Hal ini juga menuai banyak penolakan di masyarakat karena harga PCR terbaru yang kini menjadi Rp 275 ribu hingga Rp 300 ribu, masih dianggap mahal.

Kebijakan baru ini dikhawatirkan dapat menurunkan antusiasme masyarakat untuk berwisata. Dalam hal ini, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno mengatakan bahwa penggunaan tes PCR jauh lebih akurat dibandingkan tes antigen.

"Biayanya bisa ditekan lebih rendah lagi karena di negara lain bisa lebih rendah dengan spesifikasi yang sama. Jadi kita butuh dukungan semua pihak untuk bergandengan tangan. Harganya sekarang sudah di bawah Rp 300 ribu," tutur Sandiaga dalam sebuah acara di Gedung Sapta Pesona Kemenparekraf, Minggu (31/10/2021).

Lebih lanjut, dia mengatakan bahwa Indonesia akan menjadi tuan rumah pertemuan KTT G20 yang berlangsung pada 2022 di Bali. Oleh karena itu, penting untuk tetap menjaga situasi COVID-19 menjadi terkendali.

"Kita harus tes PCR karena kita tahun depan ini G20. Itu harus dijaga dan dijaganya ini pakai PCR. Untuk Natal dan Tahun Baru kita sudah pastikan agar tidak menjadi pemicu. Kita ingin betul-betul menjaga jangan ada pergerakan mobilitas yang terlalu masif yang berpotensi memicu lonjakan kasus COVID-19," tutup Sandiaga.

Harga PCR terkini memang disebut banyak orang masih mahal. Tak sedikit yang menyatakan keberatan, terlebih PCR kini jadi syarat untuk mobilitas warga demi menekan COVID-19.



Simak Video "Sandiaga Uno Ingin Kriya-Tarian Topeng Dalang Sumenep Go Internasional"
[Gambas:Video 20detik]
(rdy/rdy)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA