Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Sabtu, 06 Nov 2021 05:35 WIB

TRAVEL NEWS

Pembebasan Lahan Sirkuit Mandalika Selesai, Sandiaga Uno Lega

bonauli
detikTravel
Sandiaga di Lombok
Foto: (dok Istimewa/Kemenparekraf)
Jakarta -

Menparekraf Sandiaga Uno lega karena masalah pembebasan lahan di Sirkuit Mandalika dapat diselesaikan.

Sandiaga berterima kasih pada Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) NTB.

"Bapak-bapak memberikan satu contoh kepemimpinan leadership, mengayomi, merangkul dan alhamdulillah ITDC Mandalika Internasional Sirkuit selesai tepat waktu. Saya juga mengucapkan terimakasih kepada Pak Kapolda dan seluruh jajaran, Pak Danrem yang diwakili Pak Kasrem dan seluruh jajaran, temen-temen dari Kejaksaan dan juga atas sumbangsihnya yang luar biasa permasalahan lahan," kata Sandiaga di Sirkuit Mandalika, Jumat (5/11/2021), seperti dikutip detikTravel dari siaran persnya.

Menurut Sandi, masalah pembebasan lahan diselesaikan tepat waktu mengingat gelaran WSBK tinggal menghitung hari. Sandiaga berharap upaya Pemerintah Pusat membangun kawasan Mandalika sebagai kawasan ekonomi khusus (KEK) menggerakkan ekonomi masyarakat sekitar.

"Alhamdulillah kita selesaikan tepat waktu, tepat sasaran dan tepat manfaat. Sehingga mudah-mudahan ekonomi bergerak dan masyarakat kembali sejahtera dengan terbukanya lapangan kerja," ucap Sandiaga.

Sandi lalu menyampaikan perihal harga tiket WSBK yang diturunkan agar hajat balap internasional ini dapat ditonton masyarakat luas. "Saya bawa berita baik dari Pak Gubernur dan Pak Beri, bahwa tiket yang tadinya satu paket selama tiga hari Rp 770 ribu dilakukan penyesuaian dengan dipecah," ujar Sandiaga.

Tiket WSBK akan dijual seharga Rp 150 ribu di hari pertama, Rp 200 ribu di hari kedua dan Rp 350 ribu di hari ketiga.

Kapolda NTB, Irjen Mohammad Iqbal yang mewakili Forkopimda NTB menyampaikan selesainya masalah pembebasan lahan bukan hal yang cepat selesai. Prosesnya, kata Iqbal, dimulai sejak pertengahan tahun lalu dengan cara mensosialisasikan dan mengajak masyarakat berkomunikasi.

"Seluruh tim memberikan pendekatan humanis, edukatif selama 9 bulan dari Juni 2020, alhamdulillah selesai. Senjatanya komunikasi, pendekatan dari hati ke hati," ungkap Iqbal.

Iqbal menegaskan, seluruh masalah sudah selesai. Masalah pembayaran lahan sedang diselesaikan oleh negara dengan skema yang telah diatur.

Sandiaga dan Direktur Utama PT ITDC, Abdulbar M Mansor memberikan penghargaan pada para pihak yang dinilai berperan signifikan menyelesaikan pembebasan tanah di Mandalika. Mereka antara lain Kabid Propam Polda NTB Kombes Awan Hariono, Kapolres Lombok Tengah AKBP Esty Setyo Nugroho.

Kemudian Dandim Lombok Tengah Letkol I Putu Tangkas Wiratawan, Karoops Polda NTB, Kombes Imam Thobroni, Dirintelklam Polda Lampung Kombes Susilo Rahayu Irianto, Kabid Humas Polda NTB Kombes Artanto, Kasubdit 3 Ditreskrimsus Polda NTB Kompol Haris Dinzah, Kanit I Ditpamobvit AKP Joko Tamtomo.

Lalu Kasubbag Umum dan Humas Kanwil BPN NTB, M Shaleh Basyarah, Koordinator Pada Kejati NTB Agus Chandra, Kasi Pertimbangan Kejati Ihsan Asri, Kasi Pengamanan Pembangunan Strategis Dedy Delianto, Kabag Produk Hukum Kab/Ko se-NTB Aang Rizalsamroni, Kasubag Naskah Hukum Yuda Prawira dan Kasubag TU Ari Wahyuddin.

"Kalau ditanya perasaan saya dan Pak Danrem bersyukur, tetapi ini merupakan vitamin bagi saya. Pak Danrem dan seluruh tim," pungkas Iqbal usai menerima penghargaan.



Simak Video "MGPA Buka Suara Soal Rumor Mandalika Jadi Seri Pembuka MotoGP 2023"
[Gambas:Video 20detik]
(bnl/rdy)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA