Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Rabu, 17 Nov 2021 06:12 WIB

TRAVEL NEWS

Rencananya, Malaysia Sambut Turis Asing Pada 1 Januari 2022

A man wearing a face mask walks along an empty road in front of the Twin Towers during the first day of Full Movement Control Order (MCO) in Kuala Lumpur, Malaysia, Tuesday, June 1, 2021. Malls and most businesses in Malaysia shuttered Tuesday as the country began its second near total coronavirus lockdown to tackle a worsening pandemic that has put its healthcare system on the verge of collapse. (AP Photo/Vincent Thian)
Foto: Malaysia (AP/Vincent Thian)
Jakarta -

Dewan Pemulihan Nasional Malaysia (NRC) mengusulkan untuk membuka kembali perbatasan negara untuk turis asing. Paling lambat, turis bisa masuk ke Malaysia pada 1 Januari 2022.

Mengutip CNA, Ketua NRC, Muhyiddin Yassin, mengungkapkan bahwa Malaysia bersiap membuka perbatasannya. Itu disebabkan oleh tingkat vaksinasi COVID-19 yang tinggi.

"Dengan mempertimbangkan tingkat vaksinasi yang baik di negara ini, hari ini NRC telah memutuskan bahwa perbatasan negara harus dibuka untuk pengunjung internasional pada 1 Januari 2022," kata Muhyiddin.

Muhyiddin menuturkan NRC telah mencatat pemulihan ekonomi Malaysia yang sangat lambat, terutama di sektor pariwisata, dikarenakan tak ada wisatawan asing yang berkunjung.

Malaysia sendiri sudah menutup semua perbatasan internasionalnya semenjak tahun lalu. Sama seperti negara-negara lainnya, Malaysia berjuang melawan peningkatan kasus COVID-19.

Ketidakhadiran wisatawan asing tentu berdampak besar pada negara ini. Muhyiddin juga mengatakan bahwa pariwisata adalah salah satu sektor ekonomi penting di Malaysia. Bahkan, penutupan Malaysia telah mengakibatkan negara ini kehilangan sekitar RM 90 miliar atau sekitar Rp 298 triliun di sektor pariwisata.

Diberitakan sebelumnya, Indonesia dan Malaysia telah sepakat melakukan travel corridor arrangement (TCA). WNI yang sudah divaksinasi dibolehkan masuk ke Malaysia, begitu pula dengan WN Malaysia ke Indonesia.

Presiden Jokowi mengungkapkan, terkait pemulihan ekonomi di masa pandemi, dirinya menyambut baik kenaikan angka perdagangan sebesar 49 persen pada Januari-Agustus 2021 dibandingkan periode yang sama pada 2020.

Untuk mendukung pemulihan ekonomi tersebut, baik Indonesia maupun Malaysia sepakat untuk mulai membuat TCA dan membuka secara bertahap koridor perjalanan antar dua negara tersebut.

"Dan untuk mendukung pemulihan ekonomi tadi kita sudah sepakat dibuat travel corridor arrangement yang secara bertahap kita buka satu per satu," tuturnya dilansir dari akun Youtube Sekretariat Presiden.



Simak Video "Jogja yang Masih Sepi dari Turis Asing"
[Gambas:Video 20detik]
(elk/fem)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA