Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Kamis, 25 Nov 2021 10:50 WIB

TRAVEL NEWS

Jelang Nataru, Prokes di Wisata Kabupaten Semarang Diperketat

Jelang Nataru, Prokes di Wisata Kabupaten Semarang Diperketat dengan Satgas Jalur Wisata
Foto: (Angling Adhitya Purbaya/detikcom)
Semarang -

Kepolisian di Kabupaten Semarang bersiap menghadapi Libur Natal dan Tahun agar tidak terjadi gelombang ketiga COVID-19. Salah satunya dengan membuat "Satgas Jalur Wisata" untuk memastikan tempat wisata dan wisatawan taat protokol kesehatan.

Kapolres Semarang AKBP Yovan Fatika membenarkan soal Satgas Jalur Wisata Jogo Sedulur Berwisata itu. Ia menggandeng pengelola wisata, lurah dan juga Babinsa dan Babinkamtibmas. Wisata yang akan dipantau mulai dari wisata alam, religi, kuliner dan lainnya.

"Karena ini menghadapi Nataru yang dikhawatirkan akan ada konsentrasi kegiatan masyarakatnya di tempat wisata, wisata kuliner dan wisata religi di Kabupaten Semarang, kita antisipasi agar prokes berjalan tepat sehingga ancaman atau lonjakan COVID bisa kita tekan sedini mungkin," kata Yovan lewat sambungan telepon, Rabu (24/11/2021).

"Kita rekrut pengelola tempat wisata dan kuliner untuk gabung dengan kita. Nanti latih dan beri asistensi bagaimana jalankan prokes dengan ketat sesuai inmendagri maupun instrurksi bupati," imbuhnya.

Kemudian Babinsa dan Babhinkamtibmas serta dari Polres Semarang akan rutin memantau jalannya protokol kesehatan di tempat-tempat wisata.

"Babinsa dan babinkamtibmas di tempat tersebut periodik ngecek. Dari Polres juga," ujarnya.

Ia berharap tidak sampai terjadi gelombang ketiga COVID-19 karena saat ini Kabupaten Semarang sudah menjalankan PPKM Level 1.

"Imbauan kita agar tetap taati prokes yang selama ini dijalankan dan kita jaga agar Kabupaten Semarang terbebas dari Pandemi COVID, gelombang ketiga. Dari pihak polres antisipasi kemarin dengan rapat internal melalui rapat Nataru pencegahan COVID-19, sudah dilakukan," tegasnya.



Simak Video "Pemerintah Batasi Kumpul-kumpul Saat Nataru Maksimal 50 Orang"
[Gambas:Video 20detik]
(elk/elk)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA