Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Rabu, 01 Des 2021 15:12 WIB

TRAVEL NEWS

Mau Sepedaan Aman, Perlengkapan dan Persiapannya Apa Saja Sih?

Para peserta bersepeda Hidup Sehat 2021 di IndonesiaAja bareng Citilink melewati dua pit stop, yaitu d Alas warung dan Desa Penglipuran. Total rute yang mereka lewati mencapai 79 Km.
Foto: Gowes keliling Bali (Elmy Tasya Khairally/detikcom)
Jakarta -

Sebelum memutuskan untuk bersepeda jarak jauh, pastikan dulu peralatan yang dibutuhkan sudah lengkap. Apa saja?

Road Captain asal Bali, Reyhan Pramudita yang pernah bersepeda hingga 380 km menjabarkan perlengkapan yang harus dipakai saat bersepeda. Pertama, tentu pelindung kepala, helm dibutuhkan untuk menghindari benturan. Lalu selanjutnya adalah pakaian.

"Kalau dari masalah outfit itu masalah jersey, jersey juga penting, misalnya jerseynya jangan longgar, semakin longgar tuh nahan angin, jadi nggak aero," kata Reyhan saat memandu perjalanan gowes keliling Bali bersama Citilink.

Selain jersey, celana pun diusahakan untuk mencari yang pas. Jangan sampai ukurannya kebesaran hingga terasa longgar.

Lanjut ke perlengkapan selanjutnya, yaitu sepatu khusus untuk pesepeda yang dilengkapi dengan cleat dan kaos kaki. Beda dari sepatu pada umumnya, traveler yang baru memakai sepatu cleat ini harus beradaptasi terlebih dahulu.

"Abis itu sepatu ada cleat-nya itu ada kayak cantolannya, jadi kalau orang-orang yang baru sepedaan itu pasti harus beradaptasi sama pakai cleat kaya gitu," kata Reyhan.

Perlengkapan gowesSepatu khusus pesepeda, ada cleat di bagian bawah yang membuat sepatu terkunci di pedal sepeda. Foto: (Tasya Khairally/detikcom)

Nah, perlengkapan satu ini juga nggak boleh ketinggalan nih, yaitu kacamata, biasanya angin yang terkena mata saat bersepeda bisa menghilangkan fokus. Setelah itu juga sarung tangan hingga masker.

Kalau perlengkapan sudah disiapkan, jangan lupa latihan dulu ya traveler. Reyhan mengatakan, setidaknya sebelum bersepeda traveler bersepeda selama sebulan dengan latihan endurance dan speed.

"Endurance tuh maksudnya ya kita jarak jauh nahan di kecepatan berapa gitu dengan berhentinya sedikit, jadi kita melatih endurance, harus diimbangin juga sama latihan sprint ngebut itu," kata Reyhan

"Ini namanya latihan interval untuk mengasah kemampuan kita dalam mengatur shiftinglah jadi tiba tiba bisa bisa ngebut bisa pelan, jadi ada intervalnya gitu, sehari bagusnya minimal 40 sampai 50 kilo setiap hari rutin gitu," tambahnya.

"Intinya kita harus liat diri kita sendiri kalo udah ngerasa capek ya jangan dipaksain," pungkas Reyhan.



Simak Video "Berawal dari Hobi Gowes, Sekalian Usaha Kopi Pakai Sepeda"
[Gambas:Video 20detik]
(elk/ddn)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA