Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Jumat, 24 Des 2021 18:18 WIB

TRAVEL NEWS

Gunung Ciremai Buka Saat Nataru, Begini Cara Booking Online-nya

Bima Bagaskara
detikTravel
View Gunung Ciremai
Pendakian Gunung CIremai tetap dibuka saat nataru 2022. (Bima Bagaskara/detikTravel)
Kuningan -

Pendakian Gunung Ciremai tetap buka selama libur Natal dan Tahun Baru (Nataru). Semua pendaki yang hendak menuju puncak tertinggi Jawa Barat itu diharuskan melakukan booking online melalui situs resmi yang telah disediakan Taman Nasional Gunung Ciremai.

Di periode Natal dan Tahun Baru menjadi salah satu periode favorit pendakian gunung. Salah satu gunung yang menjadi destinasi populer pendakian gunung di Jawa adalah Gunung Ciremai di Jawa Barat.

Berikut detikcom rangkum tata cara booking online pendakian Gunung Ciremai melalui laman www.tngciremai.com atau bit.ly/BookingPendakianGunungCiremai.

1. Isi Email

Pertama-tama calon pendaki harus memasukkan alamat email aktif di form booking online.

2. Pilih Jalur, Tanggal Naik & Turun

Setelah itu calon pendaki bisa memilih jalur pendakian yang ingin dilalui. Terdapat 4 jalur pendakian Gunung Ciremai yang busa dipilih, yaitu jalur Palutungan, jalur kembar Linggasana dan Linggarjati di Kabupaten Kuningan serta jalur Apuy di Kabupaten Majalengka.

Jangan lupa untuk menentukan tanggal naik dengan maksimal lama pendakian adalah 2 hari 1 malam (2D1N). Sebagai contoh apabila tanggal naik 1 Januari, maka tanggal turun adalah 2 Januari. Namun khusus untuk pendakian 1 hari (tektok) maka naik dan turun adalah di tanggal yang sama.

3. Data Pendaki

Selanjutnya calon pendaki diwajibkan mengisi data jumlah pendaki. Dalam form ini maksimal jumlah pendaki dalam satu kelompok hanya 8 orang. Jika lebih, disarankan untuk melakukan booking online dengan email berbeda.

Di form ini juga harus dicantumkan jumlah tenda yang digunakan. Maksimal dalam satu tenda hanya boleh diisi oleh 2 orang pendaki saja.

Selain itu masing-masing nama mulai dari ketua rombongan dan anggota pendakian harus dituliskan lengkap dengan jenis kelamin, alamat, nomor Whatsapp dan juga nomor identitas.

4. Upload Kartu Identitas

Untuk form selanjutnya ketua rombongan dan anggota pendakian harus meng-upload kartu identitas masing-masing dalam bentuk JPG.

5. Pembayaran

Kemudian calon pendaki wajib melakukan pembayaran Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP). Untuk Senin-Jumat, setiap pendaki dikenakan biaya sebesar Rp 5.000, sedangkan untuk Sabtu-Minggu dan hari besar, dikenakan Rp 7.500.

Pembayaran sendiri dilakukan dengan cara transfer ke Rekening Bendahara Negara PNBP pada Bank BRI dengan nomor rekening 01330 1000 669 304 an. BPN 147 BTNGC Kuningan. Setelah transfer, calon pendaki harus mengunggah bukti transfernya.

6. Cantumkan Barang Bawaan & Kontak Keluarga

Di form yang terakhir calon pendaki juga harus mengisi data barang apa saja yang dibawa. Selain itu wajib juga menyertakan kontak keluarga/kerabat yang bisa dihubungi.

Yang terakhir, calon pendaki wajib menyetujui surat pernyataan telah mengisi formulir dengan data yang benar. Apabila terdapat data yang tidak benar maka calon pendaki harus bersedia menerima sanksi dan siap mempertanggungjawabkannya secara hukum.

Balai Taman Nasional Gunung Ciremai (BTNGC) juga membatasi kuota pendakian selama libur Nataru. Untuk pendakian di jalur yang masuk wilayah Kabupaten Kuningan, dibatasi hanya 75% mulai 24 Desember-2 Januari 2022.

Adapun kuotanya adalah jalur Palutungan 373 orang, Linggajati 173 orang dan Linggasana 164 orang. Sementara untuk jalur pendakian Apuy di Kabupaten Majalengka dibatasi maksimal hanya 50% atau 227 orang.



Simak Video "Macan di TNGC Turun ke Kebun, Imbas Ledakan 'Mother of Satan'?"
[Gambas:Video 20detik]
(fem/fem)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA