Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Minggu, 26 Des 2021 18:10 WIB

TRAVEL NEWS

Di Momen Libur Nataru, Bandung Kembali Ramai Disesaki Wisatawan

Wisma Putra
detikTravel
Suasana arus lalu lintas di Jalan Merdeka, Kota Bandung, Minggu (26/12/2021).
Suasana arus lalu lintas di Jalan Merdeka, Kota Bandung (Wisma Putra/detikTravel)
Bandung -

Libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) pusat kota dan taman di Kota Bandung ramai dikunjungi wisatawan.

Pantauan detikcom, Minggu (26/12/2021) keramaian arus lalu lintas terjadi di sejumlah ruas jalan utama di Kota Bandung. Di antaranya Jalan Raya Diponegoro, Jalan Ir H Djuanda, Jalan LRE Martadinata, Jalan Merdeka, Jalan Asia Afrika hingga Jalan Braga.

Notabene kendaraan wisatawan ini mengarah ke sejumlah titik wisata di Kota Bandung, seperti di Kawasan Asia Afrika, Alun-alun Bandung dan Braga. Selain itu, sejumlah taman juga banyak dikunjungi wisatawan seperti Taman Lansia, Gasibu, Taman Maluku dan taman lainnya.

Salah satu warga asal Jakarta Ridwan (28) mengatakan, ia berwisata ke Kota Bandung untuk mengisi libur Nataru.

"Mumpung libur, sekalian pulang juga ke rumah mertua di Cidadap," katanya kepada detikcom ditemui di Jalan Braga.

Ridwan mengaku sudah lama tidak berlibur ke Kota Bandung, apalagi sejak pandemi COVID-19 berlangsung.

"Lumayan lama, ada sekitar satu tahun," ujarnya.

Ridwan menyebut, selain bermain ke Jalan Braga, ia juga ingin bermain ke mal yang ada di Bandung. "Setelah dari sini, paling ke Pasar Baru atau King, biasa beli pakaian sama istri dan anak," sebutnya.

Tak hanya Ridwan, Chandra (42) warga Bogor sengaja datang ke Bandung hanya untuk berwisata kuliner. "Kalau ke Bandung saya suka kulineran, kalau enggak ke Jalan Braga, paling ke Jalan Dalam Kaum, banyak tuh makanan di sana," ujarnya.



Simak Video "Libur Nataru, Pejabat Pemkab Sukabumi Wajib Aktifkan Ponsel 24 Jam!"
[Gambas:Video 20detik]
(rdy/rdy)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA
Adu Perspektif
×
24 Tahun Reformasi dan Alarm Demokrasi Filipina
24 Tahun Reformasi dan Alarm Demokrasi Filipina Selengkapnya