Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

ADVERTISEMENT

Senin, 27 Des 2021 19:42 WIB

TRAVEL NEWS

Pemakaian Aplikasi PeduliLindungi Belum Maksimal di Tempat Wisata Boyolali

Ragil Ajiyanto
detikTravel
Waduk Cengklik Park, Destinasi Baru Wisata di Boyolali
Foto: Ragil Ajiyanto/detikcom
Boyolali -

Aplikasi PeduliLingdungi di tempat-tempat wisata dan tempat usaha lainnya ternyata belum digunakan maksimal di Boyolali. Bahkan, Satpol PP Boyolali menemukan aplikasi itu tak digunakan sama sekali di sejumlah tempat wisata di Kota Susu ini.

"Kemarin Satpol PP melakukan kegiatan di lapangan (di sejumlah tempat wisata), aplikasi PeduliLindungi memang ada, di tempelkan di depan, disetiap loket karcis atau pintu masuk. Tetapi setelah kami cek melalui scan barcode, saya itu mendapatkan angka nol. Ada yang satu, yang paling banyak tujuh," ungkap Kasi Penindakan Satpol PP Boyolali, Tri Joko Mulyono, ditemui di kantornya Senin (27/12/2021).

Hal itu, jelas dia, menunjukkan bahwa aplikasi PeduliLindungi tidak digunakan. Pengunjung saat masuk ke tempat wisata atau tempat keramaian itu telah melakukan scan barcode aplikasi PeduliLindungi.

"Jadi hemat kami, itu dari kegiatan kemarin itu menunjukkan bagaimana kepedulian masyarakat, baik itu masyarakat secara umum maupun dari pengelola, itu istilahnya tidak mengindahkan apa yang telah diimbau oleh Pemerintah dari pusat sampai daerah," kata Tri Joko.

Pihaknya pun menyatakan sangat menyayangkan. Pihaknya tidak menginginkan itu terjadi lagi dan meminta kepada pengelola tempat usaha maupun tempat wisata di Boyolali untuk benar-benar menerapkan aplikasi PeduliLindungi kepada pengunjungnya.

"Kami sangat menyayangkan, bahwasanya aplikasi PeduliLindungi di tempat itu tidak lebih dari hiasan di depan," imbuh dia.

Satpol PP Boyolali telah membuat dan mengirimkan surat teguran kepada pengelola tempat-tempat kegiatan usaha yang ditemukan tak menerapkan aplikasi PeduliLindungsi secara maksimal tersebut.

Tidak digunakannya aplikasi PeduliLindungi itu, lanjut Tri Joko, ditemukan di banyak tempat wisata di Boyolali.

"Banyak, rata-rata seperti. Tempat rekreasi, semacam waterboom, kolam renang, wisata semacam tempat-tempat di Selo, WKO (Waduk Kedungombo) juga hampir sama. Rata-rata mereka belum menerapkan itu sesuai arahan dari pemerintah," ucapnya.

Minggu (26/12/2021) kemarin Satpol PP mendatangi sejumlah tempat-tempat yang dipakai untuk kerumunan masyarakat maupun tempat-tempat wisata di Boyolali. Antara lain di Kecamatan Selo, Boyolali, sekitar Waduk Cengklik hingga Waduk Kedungombo (WKO).

"Sebenarnya, pihak pengelola terkait dengan Prokes, mereka tidak kendor. Ya kami apresiasi itu. Masih ada petugas yang didepan, cek suhu, hand sanitizer, kewajiban memakai masker itu masih dilakukan. Hanya saja yang kami sayangkan adalah ini tadi PeduliLindungi, hampir tidak dipakai," tandas dia.



Simak Video "Kata Kemenkes RI soal PeduliLindungi Eror Pagi Ini"
[Gambas:Video 20detik]
(sym/sym)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA