Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Sabtu, 08 Jan 2022 14:44 WIB

TRAVEL NEWS

Sandiaga: Ngopi In The Sky Inovasi dari Destinasi di Luar Negeri

Seru! Tempat Ini Tawarkan Ngopi in The Sky di Atas Ketinggian 30 M
Foto: Instagram @teraskaca/TIkTok @Mesayudwitya
Jakarta -

Wahana Ngopi In The Sky di Gunungkidul memunculkan berbagai pro dan kontra. Menurut Sandiaga, wisata semacam ini terinspirasi dari destinasi yang ada di luar negeri.

Menparerkaf Sandiaga Uno mengatakan, ide gondola memakai crane di Gunungkidul merupakan salah satu inovasi dan ide baru yang perlu diapresiasi. Ini bisa membantu dunia usaha di pariwisata dan UMKM untuk memperluas peluang ekonomi.

"Ngopi in the sky ini kalau kita lihat bentuk inovasi dari proses ATM atau amati tiru modifikasi karena sudah ada di destinasi wisata lain di luar negeri," kata Menparekraf Sandiaga Uno.

"Saya pernah mendengar konsep lounge in the sky waktu saya masih di DKI dan baru saja ada presentasi dari presentasi pengusaha ingin menghadirkan lounge in the sky di Jakarta. ini tentunya terinspirasi tempat ngopi yang ada di luar negeri dan ditambah unsur kreatifitas dan kearifan lokal dan menawarkan sensasi di ketinggian" tambahnya.

Menurut Sandiaga, jika Ngopi In The Sky mendapatkan izin dan sertifikasi dari segi kemananan hingga CHSE, wahana ini bisa menjadi yang pertama di Indonesia mendahului Jakarta.

"Kalau kita lihat teras kaca memiliki pemandangan yang indah dan cocok untuk merealisasikan ide tersebut dan kopi yang dihidangkan juga dapat berasal dari kebun lokal daerah gitu di Kulon Progo, Magelang atau juga di sekitar Yogya, Gunungkidul dan lain lain, tempat yang punya kopi yang berkelas dunia," kata Sandiaga.

"Kita lihat juga ini bisa membantu UMKM dan petani kopi di Indonesia. terlebih lagi sekarang produk produk ekraf kita kita harapkan jadi kebangkitan ekonomi," kata Sandiaga Uno.



Simak Video "Wabah Antraks Merebak di Gunungkidul, Puluhan Warga Diduga Tertular"
[Gambas:Video 20detik]
(elk/elk)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA