Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Rabu, 12 Jan 2022 15:05 WIB

TRAVEL NEWS

Berapa Tarif Homestay di Mandalika? Rp 150-400 Ribu Saja!

Menjelang balapan MotoGP yang akan berlangsung pada 18-20 Maret mendatang di Kawasan Mandalika, Nusa Tenggara Barat, hotel-hotel sudah hampir ludes. Homestay jadi andalannya. Menparekraf Sandiaga Uno mengunjungi salah satu homestay di sana
Foto: Kemenparekraf
Lombok Tengah -

Pemerintah akan memanfaatkan homestay untuk menampung para penggemar MotoGP Mandalika Nusa Tenggara Barat. Tarif homestay di sana lebih terjangkau dari hotel.

Salah satunya Homestay Kuta Circle Homestay milik Haji Salamiah. Salamiah sendiri memiliki kurang lebih 10 kamar dengan rata-rata harga yang dijual per malam mencapai Rp 150-400 ribu.

Fasilitas Kuta Circle homestay pun sudah sangat baik dan dilengkapi pemanas air serta toilet bersih. Ia pun mengaku homestay miliknya itu dipasarkan secara digital oleh anaknya.

Menjelang balapan MotoGP yang akan berlangsung pada 18-20 Maret mendatang di Kawasan Mandalika, Nusa Tenggara Barat, hotel-hotel sudah hampir ludes. Homestay jadi andalannya. Menparekraf Sandiaga Uno mengunjungi salah satu homestay di sana.Menjelang balapan MotoGP yang akan berlangsung pada 18-20 Maret mendatang di Kawasan Mandalika, Nusa Tenggara Barat, hotel-hotel sudah hampir ludes. Homestay jadi andalannya. Menparekraf Sandiaga Uno mengunjungi salah satu homestay di sana. Foto: Kemenparekraf

Homestay Haji Salamiah dikunjungi Menparekraf Sandiaga Uno di sela-sela joging di sekitar Kawasan Kuta Mandalika, Rabu, (12/1/2021). Salamiah mengaku kehadiran Menparekraf mampu membangkitkan lagi geliat pariwisata yang ada di sekitar tempat usahanya terlebih jelang perhelatan MotoGP.

"Saya lebih bersyukur lagi, dengan kehadiran bapak menteri, kawasan Kuta ini kembali ramai. Homestay saya juga kembali ramai lagi," kata Salamiah.

Sandiaga sengaja datang ke sana untuk meninjau kesiapan MotoGP 2022, yang menurutnya menjadi simbol kebangkitan ekonomi masyarakat sekitar Mandalika

Sandiaga Uno juga sempat berbincang-bincang dengan pemilik Salamiah juga mengaku saat gelaran World Superbike beberapa waktu lalu, lantaran sangat antusiasnya ada ajang balap motor internasional itu Ia menonton dari atas bukit lantaran tidak mampu untuk membeli tiket.

"Saya undang Pak Salamiah duduk dekat saya saat gelaran MotoGP, supaya tidak duduk di atas bukit lagi untuk menonton," ajak Sandiaga.



Simak Video "Warga Serbu Bukit Tonton Langsung MotoGP"
[Gambas:Video 20detik]
(ddn/fem)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA