Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

ADVERTISEMENT

Jumat, 14 Jan 2022 18:04 WIB

TRAVEL NEWS

Aneka Objek Wisata yang Terdampak Gempa Banten

Tim detikcom
detikTravel
Suasana di Pangandaran pasca gempa M,67 Banten, Jumat (14/1/2022)
Suasana di Pangandaran pasca gempa (Aldi Nur Fadillah/detikcom)
Jakarta -

Banten dan sekitarnya tengah diguncang gempa M 6,7. Efek gempa juga dirasakan di sejumlah objek wisata.

Sejumlah tempat hingga destinasi wisata di Banten dan sekitarnya turut merasakan dampak gempa bumi yang berpusat di Sumur Jumat siang (14/1/2021). Dihimpun detikTravel, berikut sejumlah tempat wisata yang ikut terdampak.

1. Pangandaran

Wisatawan yang ada di Pangandaran tidak terlalu mengalami kepanikan saat terjadi gempa. Pasalnya, terjadi saat suasana tenang. Kendati begitu, sejumlah wisatawan terlihat menjauh dari tepi pantai.

Namun, sebagian wisatawan yang berada di tepian pantai yang merasakan alami kepanikan. Akibat gempa tersebut wisatawan sebagian menepi ke pesisir pantai Pangandaran.

"Tadi juga sangat terasa, saya juga begitu merasakan gempa langsung menjauh dari tepi pantai," kata Nur saat berbincang dengan detikcom.

Warga lainnya, Fazar (23) mengatakan tidak merasakan gempa karena sedang dalam kegiatan. "Gak kerasa, tapi pas kejadian ada yang bilang itu gempa," kata Fazar.

2. Anyer

Suasana Pantai Anyer, Cilegon, Banten pada Jumat (14/1/2022) sore.Suasana Pantai Anyer, Cilegon, Banten pada Jumat (14/1/2022) sore. Foto: dok. istimewa

Saat gempa bumi terjadi, pengunjung Pantai Lagundi Anyer tetap asyik berenang di pantai.

"Gempanya kerasa, kalo warga panik nggak. Kalau kondisi di Anyer sih aman, ada yang berenang juga," ujar pengelola Pantai Lagundi Anyer, Andi saat dihubungi detikcom.

Andi menuturkan kondisi air pantai normal. Begitu juga dengan tinggi ombak. "Cuma ada beberapa pengunjung doang, tapi tetep aman," sambung Andi.

3. Sukabumi

Guncangan gempa terasa hingga Kampung Adat Ciptagelar, Desa Sinaresmi, Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi. Saat kejadian, Menteri Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendes PDTT) Abdul Halim Iskandar tengah berada di teras Imah Gede bersama Ketua Adat Kasepuhan Ciptagelar.

Saat itu pria yang akrab disapa Gus Halim itu tengah memperkenalkan beberapa orang Sekjen dan Dirjen yang datang bersama rombongannya. Tiba-tiba guncangan dirasakan cukup kencang, bangunan yang mayoritas terbuat dari kayu terdengar berderak.

Gus Halim berhenti sejenak. Ia terlihat menoleh ke arah belakang, beberapa warga memang terlihat berlarian kecil. Namun Abdul Halim saat itu masih terus memperkenalkan staf-stafnya. Sejumlah awak media juga merasakan guncangan gempa tersebut.

"Anu sering ya, oh sering (gempa). Tenang aja, ada Abah enggak apa-apa," kata Gus Halim sambil melirik Abah Ugi yang berada di dekatnya.

Gempa ini tak berpotensi menimbulkan gelombang tsunami.

"Gempa ini tidak berpotensi tsunami," demikian keterangan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), Jumat (14/1/2022).

Gempa terjadi pada pukul 16.05 WIB. Lokasi gempa berada di koordinat 7,01 Lintang Selatan dan 105,26 Bujur Timur.

Simak Video 'Karyawan DPR Berhamburan Keluar Gedung Saat Gempa M 6,7':

[Gambas:Video 20detik]



(rdy/rdy)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA