Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Selasa, 18 Jan 2022 08:03 WIB

TRAVEL NEWS

Kamus Bahasa Bali Sehari-hari Lengkap dengan Artinya

Tim detikcom
detikTravel
A mother and a teenaged girl are dressed in brightly colored sarongs, blouses, and sashes and are balancing tall fruit baskets on their heads. Two sons are dressed in sarongs and white shirts. The family is walking in front of an old stone temple building which has a smoky atmosphere.
Foto: Getty Images/Cheryl Ramalho
Jakarta -

Bali memang indah, tak hanya alam namun sosial dan budayanya. Nah, biar lebih akrab sama orang Bali, ketahui dulu nih bahasa sederhana Bali yang bisa dihafal.

1. Rahajeng Semeng

Rahajeng Semeng merupakan sapaan dalam bahasa Bali. Artinya 'Selamat Pagi'. Untuk siang hari tinggal diganti menjadi 'Rahajeng Siang' atau malam dan sore, 'Rahajeng Malam' dan 'Rahajeng Sore'.

2. Kenken Kabare

Kalimat ini memiliki arti 'Apa Kabarnya?". Ketika mendapatkan pertanyaan seperti ini, kamu bisa jawab 'becik-becik' yang dalam bahasa Indonesia "baik-baik".

3. Matur Suksma

Dalam bahasa Bali 'Matur Suksma' artinya 'Terima Kasih'. Kamu juga bisa menyingkat jadi 'Suksma'. Jangan lupa bilang ini ya setelah mendapat bantuan di Bali!

4. Tiang Tresna Ajak Adi

Nah, kalau kamu jatuh cinta sama perempuan di Bali bisa coba kalimat ini. Ini merupakan kata-kata bahasa bali buat pacar, artinya "Aku cinta sama kamu (adik)".

5. Aji Kuda Niki

Bahasa Bali ini sangat berguna saat tengah berbelanja. 'Aji Kuda Niki' artinya 'Berapa harganya ini' atau kamu bisa menyingkat menjadi 'Kuda niki?'

6. Ngudiang

Jika ingin sedikit basa-basi dengan teman, kamu bisa menanyakan 'Lagi ngapain?' atau dalam bahasa Bali 'Ngudiang'. Bila teman sedang jalan-jalan pasti ia akan menjawab 'melali' yang artinya 'jalan-jalan'.

7. Dija

Ingin menanyakan lokasi teman kamu dalam bahasa Bali? Coba tanya dengan kata 'Dija?' yang artinya 'Di mana'. Dijamin ia akan menjawab lokasinya saat itu juga.

8. Bli/Mbok

Jika berada di Bali, traveler dapat menyapa lawan bicara dengan sebutan 'bli' untuk laki-laki dan 'mbok' untuk perempuan. Fungsinya sama seperti sapaan 'mas" atau 'mbak' dalam bahasa Jawa.

Misalnya ingin menyapa seorang laki-laki bernama Made, gunakan 'Bli Made'. Atau menyapa perempuan bernama 'Komang', gunakan 'Mbok Komang'.

9. Numbas

Jika ingin berbelanja di tempat wisata, kamu bisa menggunakan kata 'numbas' yang artinya 'beli'. Contohnya, 'saya ingin membeli satu porsi nasi lawar'. Dalam bahasa Bali berbunyi,'titiang pacang numbas nasi lawar asiki'.

10. Aji Kuda Niki

Bila traveler ingin menanyakan harga suatu barang, gunakan kalimat 'aji kuda niki?' yang artinya 'berapa harganya ini?'.

Jika ingin menawar harga, gunakan kalimat,'ten dados tawah?' yang artinya 'apakah bisa lebih murah?'.

11. Jaen

Kuliner Bali memang terkenal akan kelezatannya. Tidak ada salahnya lho memuji cita rasa kuliner Bali dengan mengatakan bahwa makanan itu enak.

Enak dalam bahasa Bali disebut 'jaen'. Contohnya, kamu ingin mengatakan 'nasi lawar enak sekali' maka dalam bahasa Bali kalimatnya menjadi 'nasi lawar jaen pisan'.

12. Wastan Titiang

Setelah mengucapkan salam, kamu bisa memperkenalkan nama. Dalam bahasa Bali, nama saya dapat diartikan sebagai wastan titiang.

Sebagai contoh, jika kamu mengatakan 'nama saya Budi', dalam bahasa Bali menjadi 'wastan titiang Budi'.

Jika lawan bicara menanyakan asal daerah, kamu bisa menggunakan kata 'saking'. Misalnya, 'saya dari Jakarta'. Dalam bahasa Bali menjadi 'titiang saking Jakarta'.


13. Om Swastyastu

Salam pembuka (seperti Assalamualaikum), bisa juga berarti permisi.

14. Metaken

Bertanya, digunakan saat ingin bertanya

15. Punapi Gatra?

Apa Kabar? Digunakan untuk menanyakan kabar seseorang.

16. Jagi Kirang?

Boleh Kurang? Digunakan saat melakukan tawar menawar.

17. Kuda Hargane?

Berapa Harganya? Digunakan untuk menanyakan harga.

18. Ten

Tidak, Digunakan untuk menolak atau mengatakan tidak pada sesuatu.

19. Ring Dija?

Dimana? Digunakan saat menanyakan letak/lokasi.

20. Mangkin

Sekarang. Digunakan untuk mengatakan waktu saat ini.

21. Mepamit

Pulang. Digunakan saat berpamitan pulang.

22. Durung

Belum. Digunakan saat mengatakan belum.

23. Ngajeng

Makan. Digunakan saat sedang makan.



Simak Video "3 Pengedar di Badung Diciduk, Kemas Sabu-Ganja Mirip Cokelat Susu"
[Gambas:Video 20detik]
(sym/ddn)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA