Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Selasa, 25 Jan 2022 06:12 WIB

TRAVEL NEWS

Ada Sindrom Aneh yang Menyerang Wisatawan, Gejalanya Panik Saat Lihat Lukisan

Ilustrasi Kota Florence
Foto: Ilustrasi kota Florence (Thinkstock)

Salah satu contoh penderita Sindrom Stendhal adalah Carlo Olmastroni, seorang pria berusia 68 tahun dari kota Bagno a Ripoli di Tuscan. Dia pingsan saat berada di galeri Uffizi pada Desember 2018.

"Saya mendekati The Birth of Venus karya Botticelli, dan ketika saya mengagumi keajaiban itu, saya hilang kesadaran," kata Olmastroni.

Lukisan The Birth of Venus karya Botticelli memang seperti jadi sebuah pemicu munculnya sindrom aneh itu. Hal itu pun diakui oleh Eike Schmidt, direktur galeri Uffizi.

"Kami memiliki setidaknya satu serangan epilepsi karena [lukisan] Venus," ujar Schmidt.

"Seorang pria juga menderita serangan jantung," ujarnya lagi.

"Itu biasanya terjadi 10, 20 kali dalam setahun pada orang-orang tertentu yang sangat sensitif [dan] mungkin telah menunggu sepanjang hidup mereka untuk datang ke Tuscany," kata Simonetta Brandolini d'Adda, presiden badan amal seni Friends of Florence.

"Karya seni ikonik ini - karya-karya Botticelli, David - mereka benar-benar luar biasa. Beberapa orang kehilangan arah; itu bisa membingungkan. Saya sering melihat orang mulai menangis," dia menambahkan.

Fakta Sebenarnya

Kasus Olmastroni dengan cepat diangkat oleh berbagai media di Italia dan luar negeri. Olmastroni dianggap sebagai contoh dari sindrom Stendhal.

Namun, kejadian itu mungkin lebih tepat sebagai ilustrasi dari sesuatu yang lain: media tergesa-gesa melabeli insiden itu untuk menyebarkan ide romantis tentang sindrom Stendhal. Padahal, bisa jadi ada kondisi lain yang sulit untuk dijabarkan.

Tentu saja, dalam kasus Olmastroni, ada hal lain yang berperan yaitu fakta bahwa pria itu pingsan ternyata karena serangan jantung, bukan karena melihat lukisan.

"Diagnosisnya bukan sindrom Stendhal, seperti yang dipikirkan beberapa orang, tetapi karena oklusi dua arteri koroner. Mungkin, saat mengagumi The Birth of Venus, mereka memutuskan bahwa tidak ada yang lebih indah untuk dilihat," ujar Simonetta.

Beruntung, Olmastroni sembuh total - sebagian berkat defibrillator yang dipasang sehari sebelum kunjungannya, sebagian lagi karena kehadiran empat dokter di dekatnya. Termasuk dua ahli jantung Sisilia yang kebetulan mengunjungi galeri Uffizi hari itu.

Dia menyebut mereka sebagai malaikat pelindung. Seandainya dia menderita serangan jantung di rumah, kejadiannya mungkin akan lain. Alih-alih membuatnya jatuh sakit, harta karun seni Florence menyelamatkan hidup Olmastroni.

Selanjutnya: Lantas, Sindrom Stendhal Gangguan Jiwa atau Bukan?

Selanjutnya
Halaman
1 2 3
BERITA TERKAIT
BACA JUGA