Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Sabtu, 12 Feb 2022 15:34 WIB

TRAVEL NEWS

Mau Main ke Gunungkidul Weekend Ini? Taati Aturan PPKM Level 3

Watu Gendong di Gunungkidul
Watu Gendong di Gunungkidul (Pradito Rida Pertana/detikcom)
Gunungkidul -

Kabupaten Gunungkidul, Yogyakarta menerapkan PPKM level 3 sejak 7 hingga 14 Februari 2022. Terdapat pembatasan aktivitas masyarakat, termasuk di sektor wisata.

"Ya sesuai aturan PPKM level 3, aktivitas wisata masih dibuka tapi dengan pembatasan pengunjung (kapasitas maksimal 25 persen)," kata Kepala Dinas Pariwisata (Dispar) Gunungkidul M Arif Aldian saat dihubungi wartawan.

Arif menyebut kebijakan itu diterapkan dalam bentuk pembatasan kapasitas pengunjung maksimal 25 persen. Dispar juga telah berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait untuk mengawasi penerapan protokol kesehatan (prokes).

"Semua itu agar wisatawan yang datang betul-betul menerapkan prokes ketat," ujarnya.

Selain itu, Pemkab Gunungkidul menerapkan aturan makan di tempat atau dine in maksimal 60 menit. Bupati Gunungkidul Sunaryanta mengatakan selama PPKM level 3 ini untuk restoran dan kafe di area tertutup baru boleh beroperasi saat sore atau malam hari. Selain itu, wajib menerapkan maksimal 25 persen dari kapasitas.

"Dan satu meja maksimal untuk dua orang, dengan waktu makan maksimal 60 menit," kata Sunaryanta kepada wartawan.

Aturan tersebut merujuk Instruksi Bupati (Inbup) Gunungkidul Nomor 443/0777 tentang PPKM level 3 di Gunungkidul yang berlaku 8 sampai 14 Februari 2022 mendatang.

Selanjutnya, untuk supermarket, hypermarket, pasar tradisional, toko kelontong, dan pasar swalayan yang menjual kebutuhan sehari-hari dibatasi jam operasional sampai pukul 21.00 WIB dengan kapasitas pengunjung 60 persen.

"Untuk apotek dan toko obat dapat dibuka selama 24 jam. Selanjutnya untuk pasar rakyat yang menjual barang nonkebutuhan sehari-hari dapat beroperasi dengan kapasitas maksimal 60 persen dan jam operasional sampai pukul 20.00 WIB," ujarnya.

"Terus pedagang kaki lima, toko kelontong, agen/outlet voucher, barbershop/pangkas rambut, laundry, pedagang asongan, bengkel kecil, cucian kendaraan, dan lain-lain yang sejenis diizinkan buka dengan protokol kesehatan yang ketat sampai dengan pukul 21.00 WIB," ujar Sunaryanta.

Tak hanya itu, pensiunan TNI AD ini juga mengatur soal pelaksanaan takziah. Selama PPKM level 3 ini penyelenggara takziah hanya boleh menyediakan puluhan kursi bagi pelayat.

"Pelaksanaan takziah dapat diadakan dengan ketentuan persediaan kursi untuk pelayat maksimal 20 buah dan menerapkan protokol kesehatan secara lebih ketat," kata dia.

Selama PPKM level 3, resepsi pernikahan dapat diadakan. Syaratnya, dengan jumlah orang maksimal 25 persen dari kapasitas ruangan. Selain itu, tidak mengadakan makan di tempat serta menerapkan protokol kesehatan secara lebih ketat.

"Dan harus mendapat rekomendasi dari Panewu (Camat) atas usulan dari Lurah. Lalu dalam pelaksanaannya mengacu pada Peraturan Bupati Gunungkidul Nomor 68 Tahun 2020 tentang Adaptasi Kebiasaan Baru Protokol Kesehatan Pencegahan COVID-19," ujarnya.



Simak Video "Antisipasi Pengelola Gedung Pernikahan saat PPKM Level 3 "
[Gambas:Video 20detik]
(sym/fem)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA