Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

ADVERTISEMENT

Senin, 21 Mar 2022 10:40 WIB

TRAVEL NEWS

China Mau Bikin Pesawat Supersonik, Beijing-New York Cuma 1 Jam

Tim detikcom
detikTravel
pesawat supersonik boom
Foto: Ilustrasi pesawat supersonik (CNN Travel)
Beijing -

Perusahaan asal China, Space Transportation akan membuat pesawat dengan kecepatan supersonik. Jarak antara Beijing-New York bisa ditempuh cuma 1 jam saja.

Perusahan tersebut mengatakan sedang mengembangkan kendaraan pariwisata yang merupakan sebuah kombinasi antara pesawat dan roket bersayap. Moda transportasi itu dipercaya sanggup terbang dari Bejing ke New York yang berjarak sekitar 7.000 kilometer, hanya dalam waktu satu jam saja.

Dalam presentasi digital di situs perusahaan itu terlihat sebuah jet penumpang menempel pada dua roket pendorong, lalu diterbangkan secara vertikal. Jet penumpang itu lalu lepas dari roket pendorong kemudian terbang ke suborbital dan melaju dengan kecepatan supersonik.

Roket pendorong itu lalu mendarat di Bumi secara vertikal. Cara kerjanya pun mirip roket Falcon 9 buatan SpaceX. Sementara pesawat penumpang juga melakukan pendaratan serupa setelah sampai di tempat tujuan.

Kendaraan ini dikatakan memiliki biaya operasional lebih murah dibanding 'roket yang membawa satelit dan lebih cepat dari pesawat tradisional'.

BGR menjelaskan pada Minggu (20/3) bahwa Space Transport akan melakukan tes pada 2023. Kemudian diharapkan penerbangan pertama jet supersonik ini bisa dilakukan pada 2024.

Selanjutnya penerbangan pertama mengangkut penumpang ditargetkan pada 2025. Perusahaan asal China itu juga berencana melakukan tes penerbangan kendaraan luar angkasa pada 2030.

Wisata luar angkasa belakangan jadi topik yang menarik, terutama karena NASA ingin membuatnya semakin terbuka untuk banyak orang pada tahun 2030, ketika stasiun luar angkasa ISS memasuki masa pensiun.

Selain Space Transportation dari China, perusahaan lain seperti Virgin Galactic juga sudah melakukan penerbangan ke luar angkasa. Sementara SpaceX yang didirikan Elon Musk juga berencana membuat sistem penerbangan suborbital.



Simak Video "China Kirim Astronaut Generasi Ketiga pada Tahun 2023"
[Gambas:Video 20detik]
(wsw/wsw)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA